Kakan Kemenag Banggai Ajak Majelis Taklim Perkuat Ketahanan Keluarga dan Literasi Al-Qur’an
Ket: Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd
Banggai (Kemenag Sulteng). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, H. Suardi Kandjai, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai menghadiri Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dipusatkan di Desa Padangon, Kecamatan Masama. Minggu (12/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Spirit Tahun 1448 Hijriah, Kita Tinggalkan Masa Lalu, Menjemput Masa Depan Menuju Banggai yang Diridhai Allah SWT” tersebut dihadiri Bupati Banggai H. Amirudin, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Maryam Tamoreka, Kepala Bank Sulteng, Camat Masama, Kepala KUA Kecamatan Masama beserta jajaran, Kepala MAN 2 Banggai, Ustazah Nurhasanah sebagai penceramah, Ketua IPARI Banggai Bersama Penyuluh Agama Islam, Majelis Taklim dari Kecamatan Luwuk Timur, Masama, Toili dan Toili Jaya, tokoh agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Banggai menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai kewajiban setiap muslim. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa ilmu merupakan cahaya yang akan menerangi kehidupan manusia.
.jpeg)
“Menuntut ilmu adalah wajib hukumnya. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa ilmu itu cahaya. Dengan memakmurkan majelis ilmu, hati kita akan diterangi pengetahuan yang akan mengantarkan keluarga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” Ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Suardi juga menyoroti tingginya angka perceraian di Kabupaten Banggai. Berdasarkan data yang terdaftar di Pengadilan Agama Kabupaten Banggai, hingga Mei 2026 tercatat sekitar 500 kasus perceraian. Ia berharap keberadaan majelis taklim dapat menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga dan memberikan edukasi keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami berharap majelis taklim dapat turut berperan dalam mencegah terjadinya perceraian melalui pembinaan keagamaan dan penguatan nilai-nilai keluarga. Majelis taklim memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga yang harmonis dan religius,” katanya.
Lebih lanjut, Beliau mengajak para pengurus Majelis Taklim untuk menjadi pelopor pendidikan keagamaan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, masih terdapat anak-anak yang belum mampu membaca Al-Qur’an sehingga membutuhkan perhatian dan peran bersama seluruh elemen masyarakat.
“Jadilah guru madrasah dan guru pertama bagi anak-anak kita. Mari bersama-sama mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi muda sebagai upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Banggai,” pesannya.
Kegiatan Tabligh Akbar tersebut turut dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Majelis Taklim Hubbul Wathan Al-Irsyad Kecamatan Masama yang dilakukan langsung oleh Bupati Banggai. Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat peran majelis taklim sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan umat, peningkatan literasi keagamaan, serta penguatan karakter masyarakat menuju Banggai yang religius dan berkemajuan.
Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Kementerian Agama Kabupaten Banggai terus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, dan ketahanan keluarga sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan pelayanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat.


