Implementasikan Juknis Kemenag 2026, MTsN 1 Kota Palu Gelar Pesantren Ramadan Berbasis Full Day
Ket: Pembukaan Pesantren ramadan Full Day
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu telah melakukan rangkaian kegiatan intensif Ramadan yang berlangsung selama tiga hari, tertanggal 21 Februari samapai dengan 23 februari 20206. Mengusung konsep full day, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat karakter spiritual sekaligus intelektual siswa di bulan suci.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran intensif dari pagi hari, yang kemudian ditutup dengan momen buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. Pendekatan ini bertujuan agar nilai-nilai keagamaan tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga dipraktikkan langsung dalam kebersamaan.
Kepala MTsN 1 Kota Palu, Basria, dalam arahannya menekankan bahwa agenda ini merupakan manifestasi dari rasa cinta kepada Allah SWT dan ilmu pengetahuan.
“Walaupun keseharian kita di madrasah sudah diisi dengan pembinaan karakter seperti salat dhuha, salat berjamaah, dan zikir, namun di bulan Ramadan ini tingkatkan lagi pengetahuan kita sebagai bukti cinta atas ilmu pengetahuan dan cinta kepada Allah,” ujar Basria.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah konkret madrasah dalam mengimplementasikan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1290 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pembelajaran pada Bulan Ramadan Tahun 2026.
Regulasi terbaru tersebut menitikberatkan pada penguatan karakter, perluasan literasi keagamaan, serta moderasi beragama. Pihak madrasah memastikan seluruh materi yang diberikan, mulai dari Klinik Tahsin Al-Qur'an hingga Fahmil Qur'an yang membahas isu kontemporer seperti pergaulan remaja dan bullying, telah merujuk sepenuhnya pada standar Juknis tersebut.
Ada yang berbeda dalam metode penyampaian materi tahun ini. Pembelajaran dilakukan secara kolaboratif oleh wali kelas bersama guru pendamping di setiap ruang kelas. Pola ini sengaja diambil agar interaksi antara guru dan siswa menjadi lebih personal, sehingga nilai-nilai spiritual dapat terserap secara maksimal.
Selain penguatan literasi, para siswa juga diajak melakukan aksi nyata melalui pembagian takjil sebagai bentuk penguatan cinta sesama dan kesalehan sosial.
Melalui format full day ini, MTsN 1 Kota Palu berharap dapat mencetak generasi yang seimbang—unggul secara intelektual, namun tetap memiliki kedalaman spiritual dan karakter moderat yang kokoh sesuai semangat pendidikan madrasah masa kini.