Puskesmas Singgani Palu Bekali 49 Anggota PMR MAN 2 Kota Palu dengan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis
Ket: Narasumber dari puskesmas Singgani Kota Palu memberikan materi sosialisasi
Palu — Puskesmas Singgani Palu memberikan sosialisasi First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) kepada 49 peserta didik MAN 2 Kota Palu yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang UKS MAN 2 Kota Palu, Rabu (23/9/2026).
Sosialisasi P3LP tersebut menjadi bagian dari pembekalan bagi anggota PMR agar memiliki pemahaman awal dalam memberikan respons yang tepat ketika menghadapi seseorang yang mengalami kondisi psikologis yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai pertolongan pertama pada luka psikologis serta pentingnya sikap empati, kepedulian, dan kemampuan memberikan dukungan awal secara tepat. Pembekalan ini juga menekankan pentingnya memahami batas peran seorang first aider sehingga penanganan lebih lanjut dapat diarahkan kepada pihak yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
Keikutsertaan 49 anggota PMR MAN 2 Kota Palu diharapkan dapat memperluas pemahaman peserta mengenai pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis di lingkungan madrasah. Pengetahuan tersebut sekaligus menjadi bekal bagi anggota PMR dalam menjalankan peran sosialnya secara bertanggung jawab.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan pendampingan langsung dari Pembina UKS MAN 2 Kota Palu, Hj. Minarni Ramly, S.Ag., M.Pd., dan Pembina PMR, Kirana Putri Arianty, S.Pd. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah memastikan kegiatan pembinaan peserta didik berjalan secara terarah dan sesuai dengan tujuan pendidikan serta pembentukan karakter.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kota Palu terus mendorong pengembangan kompetensi anggota PMR tidak hanya dalam aspek pertolongan pertama secara umum, tetapi juga dalam membangun kepekaan sosial, kepedulian, dan sikap saling mendukung di lingkungan madrasah.
Sosialisasi P3LP tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara satuan pendidikan dan layanan kesehatan dalam memberikan edukasi yang relevan bagi peserta didik, sekaligus memperkuat peran UKS dan PMR sebagai bagian dari pembinaan kesehatan dan kepedulian sosial di lingkungan MAN 2 Kota Palu.