Logo
10 Agustus 2026 22:23:28 20

Plh Kepala MAN Buol: Disiplin Bukan Bakat, tetapi Hasil Pembiasaan

Ket: Dokumentasi Upacara Bendera, Senin (10/8/2026), di halaman MAN Buol.


MAN Buol (Kemenag Sulteng) - Disiplin tidak lahir bersama seseorang, tetapi tumbuh melalui proses pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala MAN Buol, Moh. Iqbal Lahama, saat bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera di halaman MAN Buol, Senin (10/8/2026).

Upacara yang dimulai pukul 07.05 WITA tersebut diikuti puluhan guru dan tenaga kependidikan serta ratusan murid MAN Buol. Seluruh peserta tampak berbaris rapi dan mengikuti rangkaian upacara dengan tertib hingga selesai.

Dalam amanatnya, Moh. Iqbal mengajak seluruh murid untuk memahami bahwa kedisiplinan merupakan salah satu karakter penting yang harus dibangun sejak dini. Menurutnya, kedisiplinan tidak dapat diperoleh secara instan, tetapi membutuhkan latihan dan pembiasaan yang dilakukan terus-menerus dalam kehidupan sehari-hari.

“Antara disiplin dan bakat itu berbeda. Disiplin tidak dibawa sejak lahir, namun dibentuk oleh suatu proses pembiasaan yang dilakukan setiap hari,” ungkap Iqbal di hadapan seluruh peserta upacara.

Ia menjelaskan bahwa berbagai pencapaian besar pada dasarnya selalu diawali dari hal-hal kecil. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter dan memberikan dampak besar dalam kehidupan seseorang.

Salah satu contoh yang disampaikannya adalah kebiasaan datang ke madrasah sebelum pukul 07.00 WITA. Menurut Iqbal, datang lebih awal bukan sekadar persoalan menghindari keterlambatan, tetapi merupakan latihan untuk belajar menghargai waktu, mempersiapkan diri, serta bertanggung jawab terhadap kewajiban sebagai seorang murid.

“Datang setiap pagi sebelum jam 07.00 ke madrasah itu untuk melatih kedisiplinan diri agar tidak terlambat,” jelasnya.

Selain disiplin waktu, Iqbal juga mengajak murid membangun kebiasaan hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan. Ia memberikan contoh sederhana, yakni memungut sampah yang ditemui ketika berjalan dari gerbang madrasah menuju ruang kelas.

“Mengangkat sampah yang dilewati saat berjalan dari gerbang madrasah menuju ruang kelas, itu untuk melatih diri untuk mulai hidup rapi dan bersih,” lanjutnya.

Menurutnya, kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Hal yang tampak sederhana di lingkungan madrasah akan menjadi bekal penting ketika murid memasuki lingkungan sosial yang lebih luas.

“Pada dasarnya tidak ada yang sia-sia dalam upaya melatih diri untuk disiplin. Itu harus dimulai sejak dini, agar saat sudah berbaur dengan masyarakat atau lingkungan sosial yang lebih luas, kalian sudah tidak kaku,” ujarnya.

Iqbal berharap para murid tidak hanya memahami disiplin sebagai aturan yang harus dipatuhi karena adanya pengawasan guru. Lebih dari itu, kedisiplinan diharapkan tumbuh menjadi kesadaran pribadi yang melekat dalam diri setiap murid.

Sementara itu, guru yang bertugas sebagai tim guru jaga pada Senin tersebut, Suharni, menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara bendera secara rutin merupakan salah satu sarana pembiasaan disiplin bagi seluruh warga madrasah.

“Upacara yang dimulai pukul 07.05 WITA merupakan salah satu cara untuk mendisiplinkan para peserta upacara. Ketepatan waktu menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan disiplin,” terang Suharni.

Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas upacara yang berasal dari kelas XII C. Menurutnya, seluruh petugas telah menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan baik.

“Hari ini petugas upacara berasal dari kelas XII C dan mereka telah menjalankan perannya masing-masing dengan sangat baik,” jelasnya.

Meski demikian, Suharni berharap petugas upacara pada pekan berikutnya dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Ia mengimbau agar para petugas datang lebih awal sehingga memiliki waktu yang cukup untuk melakukan latihan dan mematangkan setiap bagian dari tugas yang akan dilaksanakan.

“Diharapkan kepada petugas upacara pekan depan supaya datang lebih pagi lagi dan memanfaatkan waktu yang ada untuk berlatih agar bisa tampil maksimal saat bertugas,” pungkasnya.

Melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera, MAN Buol terus berupaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan karakter positif kepada peserta didik. Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu membentuk murid madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, bertanggung jawab, serta siap menghadapi kehidupan di tengah masyarakat. (SH-MANBuol)

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
Statistik Pengunjung
👤 User Aktif (Realtime)
0
📅 Total Hari Ini 0
🗓️ Total Bulan Ini 4,751
🌍 Total Keseluruhan 400,998

Delay data User Aktif (10 detik - 1 menit)

Delay data Total (1 jam - 24 jam)



2023 © Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah HTML Codex