Mahasiswa PLP Untad Bersinergi dengan Program Ekoteologi MAN 2 Kota Palu melalui Gerakan Menanam Pohon
Ket: Kepala MAN 2 Kota Palu Bersama Mahasiswa PLP Untad Melakukan Penanaman Pohon di Lingkungan Madrasah
Palu — Komitmen MAN 2 Kota Palu dalam mengembangkan program ekoteologi terus mendapat dukungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Tadulako yang ditempatkan di MAN 2 Kota Palu dengan menggelar gerakan menanam pohon di lingkungan madrasah, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara program pendidikan di perguruan tinggi dengan program madrasah, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Gerakan menanam pohon juga menjadi bentuk nyata penerapan nilai-nilai ekoteologi yang mendorong kesadaran bahwa menjaga dan merawat lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai makhluk yang hidup berdampingan dengan alam.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan bersama Pembina Forum Lingkungan Hidup MAN 2 Kota Palu, Andi Isra, S.Pd. Bersama mahasiswa PLP Universitas Tadulako, kegiatan penanaman dilakukan di sejumlah area lingkungan madrasah yang dinilai membutuhkan penghijauan.
Kegiatan diawali oleh Kepala MAN 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik, S.Ag., M.Ag., yang secara langsung melakukan penanaman pohon. Kehadiran dan keterlibatan pimpinan madrasah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan sekaligus penguatan komitmen madrasah dalam membangun lingkungan pendidikan yang asri, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan penanaman pohon tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas penghijauan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa PLP dan warga madrasah. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Program ekoteologi yang dikembangkan MAN 2 Kota Palu menempatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Lingkungan madrasah tidak hanya dipandang sebagai tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kesadaran, tanggung jawab, dan kebiasaan menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala MAN 2 Kota Palu menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa PLP Universitas Tadulako yang turut mengambil bagian dalam mendukung program lingkungan madrasah.
“Kami menyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa PLP Universitas Tadulako. Gerakan menanam pohon ini merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dengan program ekoteologi yang dikembangkan di MAN 2 Kota Palu. Menanam pohon bukan hanya tentang menghijaukan lingkungan, tetapi juga menanamkan kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga alam. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menumbuhkan kepedulian seluruh warga madrasah terhadap lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Isra, selaku Pembina Forum Lingkungan Hidup MAN 2 Kota Palu, turut mengapresiasi keterlibatan mahasiswa PLP dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi semacam ini memberikan nilai positif karena mahasiswa dapat berkontribusi langsung dalam program lingkungan yang dikembangkan madrasah.

Gerakan menanam pohon tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan dengan pemeliharaan dan perawatan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan madrasah dalam jangka panjang.
Kolaborasi mahasiswa PLP Universitas Tadulako dengan MAN 2 Kota Palu melalui gerakan penghijauan ini menjadi salah satu contoh bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Dari lingkungan madrasah, kepedulian terhadap alam diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari budaya dan karakter seluruh warga MAN 2 Kota Palu.