Semarak Maulid Nabi 1448 H di MAN Banggai: Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Merawat Indonesia
Ket: Dokumentasi Semarak Maulid Nabi 1448 H di MAN Banggai
LUWUK — Lapangan Utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Banggai dipenuhi suasana penuh keberkahan dan semangat kebersamaan pada Kamis (27/8/2026). Seluruh keluarga besar civitas akademika MAN Banggai berkumpul untuk menghelat Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah. Acara keagamaan tahunan ini berlangsung meriah dengan memadukan nilai-nilai spiritual, lomba kreasi tradisi lokal, serta berbagai atraksi seni siswa yang memukau.
Kemeriahan acara sudah terasa sejak pagi hari sebelum memasuki puncak agenda utama. Semangat para siswa terlihat membara dalam ajang lomba kreasi Walima antarkelas. Sebanyak 16 Rombongan Belajar (Rombel) dari MAN Luwuk bersaing ketat memperagakan hiasan dan susunan Walima terbaik hasil olah kreativitas kelompok masing-masing. Setiap kelas berusaha menyajikan tatanan Walima yang unik, sarat makna, dan estetis. Setelah tim juri menyelesaikan proses penilaian, para peserta dan tamu undangan dihibur oleh penampilan Tari Saman yang dibawakan secara memukau, kompak, dan penuh energi oleh para siswa madrasah.
Seusai sajian pertunjukan seni budaya tersebut, rangkaian acara inti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H resmi dimulai. Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN Banggai bertindak langsung sebagai panitia pelaksana yang mengawal seluruh jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Acara diawali secara khidmah dengan pembukaan dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an (Kalam Ilahi) yang dilantunkan secara syahdu oleh siswa madrasah. Selanjutnya, perwakilan pengurus panitia pelaksana OSIM menyampaikan laporan kegiatan dan menegaskan arah tujuan acara yang mengusung tema utama “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia”.
Memasuki acara yang ditunggu-tunggu, Ustadz Sukriadi, M.Pd. menyampaikan tausiyah berbobot di hadapan seluruh hadirin. Dalam ceramahnya, beliau menggarisbawahi pentingnya menjadikan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai benteng moral dan fondasi utama bagi generasi muda dalam merawat keutuhan serta persatuan bangsa Indonesia. Menyambung pesan tersebut, Kepala MAN Banggai turut memberikan sambutan hangat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras panitia OSIM dan partisipasi aktif seluruh warga madrasah. Beliau berharap momentum peringatan ini mampu menguatkan karakter Islami siswa dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian ritual keagamaan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama.
Menjelang penghujung kegiatan, suasana di lapangan madrasah kembali semarak pada sesi istirahat lewat penampilan Tari Jepeng persembahan siswa-siswi MAN Banggai. Ketegangan dan keceriaan peserta mencapai puncaknya saat panitia membacakan pengumuman pemenang lomba kreasi Walima antarkelas sekaligus menyerahkan hadiah kepada para juara. Seluruh perhelatan Peringatan Maulid Nabi 1448 H di MAN Banggai ini diakhiri dengan tertib, aman, dan sarat rasa kebersamaan.