Purnawiyata Angkatan 2026, Kakan Kemenag Poso: Madrasah Tempat Meraih Pahala Jariyah
Ket: Foto bersama Kakan Kemenag Poso (kanan), kepala MTsN Poso (kiri), serta siswa siswi
Poso (humas kemenag) – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Gedung Wanita Poso pada Selasa (12/05/2026). Keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Poso menggelar acara Purnawiyata (perpisahan) bagi siswa-siswi kelas 9 angkatan 2026 dengan mengusung tema menyentuh: “Merajut Damai, Menjemput Mimpi di Masa Depan”.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso, Sutami M. Idris, didampingi jajaran pejabat Kemenag lainnya, termasuk Kasubbag TU, Plt. Kasi Pendis, Ketua Pokjawas, serta staf Seksi Pendis.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Poso memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian MTsN 2 Poso yang kini menjadi salah satu lembaga pendidikan favorit di mata masyarakat. Menurutnya, kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anak di madrasah adalah bukti nyata kualitas pendidikan agama dan umum yang seimbang.
"Alhamdulillah, dengan kolaborasi yang apik antara komite dan pihak madrasah, kita bisa melihat pembangunan fisik MTsN 2 Poso berkembang sangat pesat, mulai dari pembangunan mushola hingga pelebaran gerbang depan," ujar Kakan Kemenag Poso.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa madrasah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga ladang investasi akhirat. Ia mengaku bangga menyaksikan berbagai unjuk kebolehan para siswa selama acara berlangsung.
"Dengan berbagai prestasi yang ditampilkan tadi, seperti hafalan Al-Qur’an dan kualitas bacaannya, ini menunjukkan bahwa madrasah adalah tempat untuk meraih pahala jariyah," tambahnya.
Acara purnawiyata ini diwarnai dengan momen emosional. Tawa dan isak tangah pecah saat para siswa saling berpelukan dan berpamitan dengan para guru. Meski harus meninggalkan bangku MTsN 2 Poso, para lulusan angkatan 2026 ini siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi demi mengejar mimpi-mimpi mereka.
Kegiatan ini menjadi simbol pelepasan secara resmi bagi para siswa untuk kembali ke pangkuan orang tua dan masyarakat dengan bekal ilmu serta akhlak yang telah ditempa selama tiga tahun di madrasah.




