MTsN 1 Kota Palu Teguhkan Komitmen Kurikulum Cinta: Madrasah Ramah Anak Tanpa Kekerasan dan Bullying
Ket: Deklarasi Kurikulum Cnta dan Madrasah Ramah Anak serta Anti Kekerasan
HUMAS MTsN 1 Kota Palu — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu meneguhkan komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, humanis, dan bebas dari kekerasan melalui Deklarasi Kurikulum Cinta, Madrasah Ramah Anak, serta Anti Kekerasan/Bullying. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026, di halaman MTsN 1 Kota Palu dan diikuti oleh seluruh murid, guru serta tenaga kependidikan.
Deklarasi ini merupakan bentuk penguatan dan perpanjangan tangan dari komitmen yang telah dideklarasikan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, sekaligus menjadi langkah konkret madrasah dalam menerjemahkan nilai-nilai Kurikulum Cinta ke dalam budaya dan praktik pendidikan sehari-hari.
Kegiatan deklarasi menjadi momentum reflektif bagi seluruh warga madrasah untuk membangun kesadaran bersama bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penghormatan terhadap martabat manusia, kepedulian sosial dan kemampuan hidup bersama dalam suasana yang aman serta saling menghargai.
Dalam deklarasi tersebut, seluruh warga MTsN 1 Kota Palu menyampaikan empat komitmen utama.
Pertama, “Kami berjanji, akan menjaga lisan dari ejekan, tangan dari kekerasan dan hati dari kebencian. Karena kami adalah saudara, bukan musuh.”
Kedua, “Dengan semangat Kurikulum Cinta, kami memilih untuk menjadi pelindung, bukan perundung. Kami memilih untuk merangkul, bukan menghakimi.”
Ketiga, “Mulai hari ini, aku tidak akan diam melihat teman tersakiti. Suaraku adalah pelindung, dan hatiku adalah rumah bagi semua teman.”
Keempat, “Kami tanamkan cinta dalam setiap kata, kami pupuk kasih dalam setiap tindakan. Madrasah ini adalah taman surga, bukan arena pertarungan.”
Keempat butir tersebut merepresentasikan prinsip pendidikan yang menempatkan cinta, kasih sayang, perlindungan, penghormatan dan kepedulian sebagai fondasi dalam membangun relasi antarsesama warga madrasah. Nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada teks deklarasi, tetapi diwujudkan melalui perilaku nyata dalam proses pembelajaran, interaksi sosial, kegiatan murid maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Dalam pesannya kepada seluruh warga madrasah, Kepala MTsN 1 Kota Palu, Hj. Basria, S.Ag., M.Pd.I., mengingatkan bahwa deklarasi harus menjadi komitmen yang hidup dan tercermin dalam perilaku sehari-hari.