Tinangkung Raih Juara Umum MTQ XXIII Banggai Kepulauan, Penutupan Teguhkan Pesan Kerukunan
Ket: Tinangkung Raih Juara Umum MTQ XXIII Banggai Kepulauan
Banggai Kepulauan (Kemenag Sulteng) — Kecamatan Tinangkung berhasil meraih predikat juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026. Prestasi tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ, Kamis (29/10/2026), di Kecamatan Totikum Selatan, yang ditandai dengan tabuhan beduk oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey.
Di balik persaingan meraih prestasi, penutupan MTQ menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan harmonis.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili Kepala KUA Kecamatan Liang, Sarpin Dayanun, menegaskan bahwa MTQ tidak boleh berhenti pada kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menafsirkan Al-Qur’an, tetapi harus menjadi ruang transformasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.
“MTQ bukan sekadar ajang bermusabaqah untuk mencari yang terbaik. Lebih dari itu, MTQ merupakan ruang peradaban untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai energi moral dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan berkemajuan,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari jumlah medali, piala, atau gelar juara, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an tercermin dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ XXIII. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya perlombaan keagamaan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, memperkuat kerukunan, dan merawat kebersamaan di tengah keberagaman.
“Meski memiliki keyakinan dan latar belakang yang berbeda, kita merupakan satu keluarga besar masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi demi kemajuan daerah. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.
Berakhirnya MTQ XXIII di Totikum Selatan bukan sekadar penanda berakhirnya kompetisi. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kemuliaan Al-Qur’an tidak hanya terletak pada lantunan ayat dan kemenangan di arena musabaqah, tetapi juga pada akhlak, persaudaraan, dan kepedulian yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Estafet penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan selanjutnya akan berlanjut di Kecamatan Peling Tengah.



