FKIP Untad Gelar Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality bagi Guru dan KKM MTsN 2 Kota Palu Agar Bisa Maju Bersama
Ket: FKIP Untad Gelar Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality bagi Guru dan KKM MTsN 2 Kota Palu Agar Bisa Maju Bersama.
HUMAS (MTsN 2 Kota Palu) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) bagi guru MTsN 2 Kota Palu. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula MTsN 2 Kota Palu, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Hadir pula Pengawas Pembina MTsN 2 Kota Palu Hj. Riskayati Latief, S.Pd., M.Pd., anggota Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 2 Kota Palu Berjumlah 33 Orang, para dosen FKIP Universitas Tadulako, serta guru dan tenaga kependidikan MTsN 2 Kota Palu.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen FKIP Untad yang terdiri atas Drs. Ibnu Hadjar, M.Si., Alfisyahra, S.Pd., M.Pd., dan Shara Rafiqa N. Sukri, S.Pd., M.Pd., memberikan materi dan pendampingan kepada para peserta mengenai pengembangan serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis Augmented Reality.
Dosen FKIP Untad, Drs. Ibnu Hadjar, M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan sekaligus keterampilan baru bagi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses pembelajaran.
“Melalui pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality, diharapkan pembelajaran menjadi lebih interaktif, lebih menarik, dan mudah dipahami oleh murid pada saat proses pembelajaran berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Palu Hj. Munira, S.Ag., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan saat ini berlangsung begitu cepat sehingga guru dituntut untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam melaksanakan pembelajaran.
“Dunia pendidikan saat ini berkembang begitu cepat. Kita sebagai guru dituntut harus bisa kreatif dan inovatif agar pembelajaran tidak membosankan. Karena itu, sudah ada teknologi seperti Augmented Reality yang dapat dimanfaatkan agar murid lebih mudah memahami pembelajaran,” ungkapnya.
Menurut Hj. Munira, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran merupakan salah satu langkah penting yang perlu dilakukan oleh guru agar proses pembelajaran dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I., secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi guru.
Ia menyampaikan harapan agar melalui kegiatan tersebut keterampilan guru dapat terus dikembangkan, khususnya dalam menerapkan metode dan media pembelajaran yang inovatif, sekaligus mampu mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.
Pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, para guru MTsN 2 Kota Palu diharapkan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan baru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran sehingga tercipta suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi murid.
