Lewat Binrohtal, Kemenag Hadir dan Berdampak di Polresta Banggai
Ket: Ustaz Dwi Hudiyono, S.H., Lc., saat memberikan bimbingan dan penyuluhan pada anggota Polresta Banggai
Banggai (Kemenag Sulteng). Kementerian Agama Kabupaten Banggai bersama Polresta Banggai terus memperkuat pembinaan keagamaan bagi anggota kepolisian melalui program Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal). Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap Kamis ini menjadi bagian dari upaya membentuk karakter anggota Polresta Banggai yang lebih humanis sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari. Kamis (20/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Luwuk Selatan, Dwi Hudiyono, S.H., Lc., menyampaikan materi bertema “Faidah Safar”. Ia menjelaskan bahwa safar atau perjalanan tidak hanya menjadi aktivitas berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menenangkan jiwa, membuka peluang rezeki, memperoleh ilmu dan pengalaman baru, mempelajari adat serta adab masyarakat, hingga menemukan teman-teman yang baik.
Dwi juga menyampaikan bahwa karakter seseorang dapat terlihat lebih jelas ketika hidup dekat atau bersama orang lain, melakukan muamalah dalam urusan harta, maupun ketika melakukan perjalanan bersama. Dalam kondisi tersebut, akhlak, kesabaran, amanah, serta sikap seseorang dalam menghadapi berbagai keadaan akan lebih mudah terlihat.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya dua stabilitas dalam menunjang kehidupan dan ibadah, yakni stabilitas ekonomi dan keamanan. Menurutnya, rezeki yang halal diperlukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan kehidupan dan pelaksanaan syariat, sementara keamanan menjadi nikmat besar yang memungkinkan masyarakat beribadah, bekerja, menuntut ilmu, dan menjalankan aktivitas dengan tenang.
Pada penyuluhan tersebut, Dwi turut mengingatkan bahwa manusia menghadapi sejumlah tantangan dalam perjalanan hidup, di antaranya hawa nafsu, kecintaan berlebihan terhadap dunia, dan godaan syaitan. Karena itu, diperlukan mujahadah, yaitu kesungguhan dalam melawan hawa nafsu dan menundukkan diri pada tuntunan syariat.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan hakiki bukan sekadar bebas melakukan apa yang diinginkan, melainkan kemampuan mengendalikan hawa nafsu serta menjadikan syaitan sebagai musuh yang harus dilawan. Untuk menghadapi godaan tersebut, setiap Muslim perlu terus mempelajari agama, mengamalkan ilmu yang diperoleh, menyampaikan kebaikan kepada orang lain, serta menjaga kesabaran dan istiqamah.

“Motivasi hanya bertugas mengantarkan kita sampai garis start. Konsistensi dan istiqamah yang membawa kita sampai garis finish,” pesannya.
Melalui kegiatan Binrohtal, Kementerian Agama Kabupaten Banggai terus menghadirkan nilai-nilai keagamaan yang memberi dampak nyata bagi pembentukan karakter dan penguatan mental spiritual anggota Polresta Banggai. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Kemenag Berdampak, dengan menghadirkan layanan dan pembinaan keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keimanan, tetapi juga mendorong terbentuknya pribadi yang berintegritas, humanis, disiplin, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Sinergi Kementerian Agama bersama Polresta Banggai diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi terwujudnya aparatur kepolisian yang semakin dekat dengan nilai-nilai agama dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
