Peningkatan Mutu Guru, Mts N 1 Kota Palu Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta Dan Ekoteologi
Ket: Kegiatan workshop KBC dan Ekoteologi
MTsN 1 Kota Palu (Kemenag Sulteng) – “Pendidikan sejatinya adalah proses memanusiakan manusia” kata Kepala MTsN 1 Kota Palu, Hj. Basria dalam sambutannya pada kegiatan penguatan kapasitas guru bertajuk “Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis Kurikulum Cinta dan Ekoteologi”. Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wujud komitmen dalam merespons dinamika transformasi pendidikan yang terus berkembang, kegiatan ini bertempat di MTs N 1 Kota Palu. Jumat, 30/1/2026
Hj. Basria menekankan pentingnya menghadirkan ketulusan, empati, dan cinta dalam setiap aktivitas pembelajaran, sehingga ilmu yang diajarkan tidak berhenti pada tataran kognitif, melainkan terinternalisasi menjadi sikap dan perilaku nyata peserta didik.
Menurutnya, di tengah derasnya arus digitalisasi, madrasah harus tetap menjadi ruang yang hangat, ramah anak, serta mampu menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan yang kokoh.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menegaskan penguatan Ekoteologi sebagai bagian integral dari kurikulum madrasah. Konsep ini mengintegrasikan ajaran spiritual dengan kesadaran ekologis, mendorong guru untuk mengaitkan materi pelajaran dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan, ungkapnya
Kamad Hj. Basria menginginkan melalui pendekatan ini, murid diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan ekologis yang tinggi. Antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan praktik menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif dan transformatif.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten di bidang pendidikan, Dr. Arifuddin M. Arif, M.Ag., yang memberikan penguatan konseptual sekaligus praktik mengenai strategi Deep Learning yang terintegrasi dengan pendekatan humanis dan spiritual. Workshop ini dilaksanakan sebagai upaya menyamakan persepsi seluruh pendidik agar proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran nilai. Kegiatan workshop diikuti oleh semua guru MTs N 1 Kota Palu.
Akhir kegiatan ini menghasilkan modul ajar Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta. Dengan langkah strategis ini, MTsN 1 Kota Palu semakin optimistis menjadi madrasah unggul yang melahirkan generasi berprestasi, berakhlak mulia, serta berjiwa cinta terhadap sesama dan alam semesta.