Sabet Medali Perunggu di OMI Nasional 2025, Ainun Jaariyah Torehkan Sejarah Baru Bagi MAN 2 Parigi
Ket: Sabet Medali Perunggu di OMI Nasional 2025 ; Ainun Jaariyah Siswi Torehkan Sejarah Baru Bagi MAN 2 Parigi
Parimo (Kemenag Sulteng) – Prestasi membanggakan berhasil diraih Ainun Jaariyah, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parigi, yang sukses meraih medali perunggu pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional 2025 bidang Geografi Terintegrasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, As’at Latopada, yang dihubungi via ponsel usai pengumuman hasil OMI, mengaku sangat terharu dan bangga. Ia menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang ditorehkan salah satu kontingen OMI Sulawesi Tengah tersebut.
“Keberhasilan Ainun Jaariyah akan menjadi catatan sejarah baru bagi seluruh unsur kependidikan MAN 2 Parigi. Tahun ini merupakan OMI perdana, dan Alhamdulillah siswi MAN 2 Parigi mampu langsung menembus tingkat nasional serta meraih posisi tiga besar,” ujarnya.
As’at Latopada juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan serta para guru MAN 2 Parigi. Ia berharap semangat belajar dan ketekunan Ainun dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya di Kabupaten Parigi Moutong.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Parigi, Ery Sumantri, menjelaskan bahwa OMI tingkat nasional berlangsung di Asrama Haji Grand El Hajj, Tangerang, Banten, pada 10–14 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari seluruh provinsi yang sebelumnya meraih juara pada tingkat daerah, dengan enam bidang studi yang dilombakan.
Ery menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian Ainun.
“Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian luar biasa dan bersejarah bagi kami. OMI baru pertama kali diadakan, dan MAN 2 Parigi langsung mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pembina olimpiade, Untung Suprapto, yang telah membimbing Ainun dengan penuh dedikasi hingga meraih hasil terbaik.
“Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama MAN 2 Parigi, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Kabupaten Parigi Moutong dan Provinsi Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa MAN 2 Parigi, meski berasal dari daerah, mampu menunjukkan daya saing kuat di ajang bergengsi tingkat nasional. Dengan semangat juang dan kerja keras, MAN 2 Parigi berhasil menembus persaingan ketat antar peserta dari berbagai provinsi dan membuktikan bahwa kualitas pendidikan di daerah tidak kalah dengan madrasah di kota besar.
Pihak madrasah berharap, capaian Ainun Jaariyah pada OMI Nasional perdana ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di berbagai kompetisi mendatang. (Ahdal)