
Rusman Langke, Hidupkan 3 Mantra Kemenag di Pondok Pesantren Salafiyah

Ket:
(Kemenag Sulteng),- Poso, 8 April 2019, Kakanwil Kemenag Sulteng Rusman Langke, ketika melaksanakan monitoring ujian Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (USBN PK PPS), di dua Kabupaten Tojo Una Una dan Kab. Poso.
ia menjelaskan bahwa Pondok Pesantren adalah lembaga pendisikan tertua di Indonesia, aset Negara Bangsa yang sudah terbukti peran dan fungsinya dalam membangun Bangsa dan negara baik Pra kemerdekaan maupun Pasca Kemerdekaan.
Pondok Peaantren telah melahirkan tokoh2 nasional yang berperan di berbagai bidang kehidupan, baik politik, ekonomi maupun sosial budaya.
Bagaikan tak lapuk karena hujan dan tak lekang karena panas Pondok Pesabtren tetap berdiri kokoh walaupun ditwrpa badai kemajuan zaman, Pondok peaantren bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Walaupun hanya menerima bantuan seadanya dari Pemerintah Pondik Peaantren tetap berdiri kokoh menjalankan visi dan misinya menjaga umat bangsa dan negara dari ketwrpurukan, kebodohan dan ketertinggalan. Olehnya Pemerintah mempunyai komitmen untuk menjaga Pondok Pesantren sebagai aset bangsa ini.
Olehnya jaga Pondok Pesantren dgn baik. Trimkasih kepada ketua yayasan para guru PPS yang telah mengabdi tanpa pamrih semata karena Allah.
Sejarah telah mencatat bahwa konsep pemikiraan "umatan washatan" umat yg moderat, tasamuh (Toleran) tenggang rasa, solidaritas (tawazun), mengembangkan ukhuwwah Islamiya, ukhuwah Wathaniyah dan ukhuwah Insaniyah. Hal ini memang inti ajaran agama sebagai refleksi pemahaman kitab-kitab klasik atau kitab Kuning yang di pelajari di Pondok Pesantren.
Rusman Langke mengatakan Semangat itu masih tergambar jelas ketika berkunjung ke Ponpes Salafiyah Raudhatul Ilmi di desa Uekuli kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una Una yang Di asuh oleh seorang Kiyai Muda bernama Usman Ba'bud. Di Ponpes ini selain dikembangkan program pengembangan ilmu pengetahuan tetapi juga dikembangkan life skill, yaitu budi daya ikan lele dan sarang burung walet. Harapanya para santri dpt mengadobsi keterampilan ini aetelah mereka keluar dari Pondok. Dalam lawatanya monitoring kegiatan UASBN PK PPS Rusman Langke yg di dampingi oleh Kankemenag Kab. Tojo Una-Una Nasrudin L. Midu dan Kabid Pakis Gasim Yamani.
Dan Pondok Pesantren Amanah yang di asuh oleh Kiyai Haji Adnan Arsal. Di kelurahan Gebang Rejo kec. Poso Kota Kab. Poso. Yang menangani 17 unit cabang Pendidikan dalam kondisi konflik dan pasca konflik. Tetap berkomitmen membina generasi bangsa. Dalam monitoring itu Kakanwil di dampingi oleh Kabid Pakis Gasim Yani dan Pejabat Kemenag Kab. Poso. Ia menjelaskan bahwa
Salah satu bukti perhatian serius Pemerintah melalui Kemenag RI adalah melaksanakan ujian Sekolah Bertaraf Naaional Program Kesetaraan (USBN PK PPS) Yg alumninya secara hukum dpt diterima dimanapun.
Penulis : (Akbar)
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029