Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Kota Palu Hadirkan Kesejukan dan Kebermanfaatan Umat lewat Safari Ramadan
Ket: Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu mengabadikan momen kebersamaan dengan jajaran pengurus masjid usai pelaksanaan rangkaian Safari Ramadan. Dialog dan silaturahmi langsung ini menjadi simbol eratnya sinergi antara pemerintah dan tokoh agama di akar rumput. Rabu (25/2/2026)
Palu (Kemenag Sulteng) - Bulan suci Ramadan senantiasa menjadi momentum strategis untuk memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat. Memanfaatkan keistimewaan bulan ini, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palu resmi menggelar program "Safari Ramadan". Kegiatan yang berlangsung sejak 24 hingga 27 Februari 2026 ini menyasar sejumlah masjid di berbagai penjuru wilayah Kota Palu, membawa misi ganda: peneguhan spiritualitas dan pemerataan manfaat sosial.
Program ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas tahunan atau seremoni keagamaan belaka. Di tengah dinamika kehidupan sosial bermasyarakat, Safari Ramadan hadir sebagai jembatan yang mendekatkan representasi negara dan lembaga filantropi Islam langsung ke akar rumput. Melalui mimbar-mimbar masjid, program ini menjadi instrumen vital untuk merajut kembali tali silaturahmi, sekaligus memastikan pesan-pesan kesejukan, moderasi, dan persaudaraan tersampaikan dengan utuh kepada masyarakat luas.
"Melalui program ini, kami hadir secara nyata di tengah masyarakat. Tujuannya jelas, untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kesejukan di bulan suci. Masjid harus dikembalikan pada fungsi idealnya, tidak hanya sebagai pusat ibadah mahdah, tetapi juga pusat peradaban yang menyebarkan kedamaian bagi bangsa," ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Ahmad Hasni.
Keterlibatan BAZNAS Kota Palu dalam kegiatan ini memberikan dimensi yang lebih konkret terhadap makna "menyebarkan kebermanfaatan". Safari Ramadan bertransformasi menjadi sarana strategis untuk literasi dan optimalisasi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Pendekatan langsung ke masjid-masjid memungkinkan BAZNAS memetakan potensi sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, menjadikan nilai-nilai ibadah puasa berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah.
"Kolaborasi ini memastikan bahwa pesan spiritual yang dibawa oleh Kemenag berjalan beriringan dengan solusi sosial-ekonomi dari BAZNAS. Mari kita bersama-sama memakmurkan masjid, karena dari masjidlah gerakan kemandirian umat dan penyebaran kebermanfaatan ini kita mulai," tegas Ketua BAZNAS Kota Palu yang turut hadir dalam agenda tersebut.
Pada akhirnya, sinergi Kemenag dan BAZNAS Kota Palu melalui Safari Ramadan 2026 ini diharapkan menjadi katalisator kebangkitan umat. Gerakan memakmurkan masjid yang diiringi dengan distribusi manfaat nyata ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai spiritualitas Ramadan memiliki daya ungkit yang kuat. Tidak hanya untuk kesalehan individu, tetapi juga sebagai fondasi kokoh dalam menjaga persatuan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan.




