
Dialog Religi, JF Pranata Humas Kasman Jelaskan Upaya Pendidikan Islam dalam Membentuk Manusia Berkepribadian

Ket: JF Pranata Humas Kemenag Kota Palu, Dr. Muhammad Kasman, S.Sos.I., M.Pd. saat menjadi Narasumber dalam acara Dialog Religi Interaktif di LPP RRI Palu
Palu (Kemenag Sulteng) -- Pendidikan Islam berupaya mendidik manusia untuk mempunyai ilmu pengetahuan dan keterampilan disertai dengan Iman dan Taqwa kepada Allah swt. Memanfaatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki diharapkan agar dapat membentuk dirinya menjadi manusia yang berkepribadian.
Hal ini disampaikan JF Pranata Humas, Dr. Muhammad Kasman, S,Sos,I., M.Pd, dalam acara dialog religi interaktif, kerjasama Kantor Kementerian Agama Kota Palu dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Palu, didampingi presenter Wa Ode Rina Mustika, bertempat di Kantor LPP RRI Palu, Rabu (14/12/2022).
Menurutnya, pendidikan Islam merupakan suatu usaha bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar nantinya dapat mengamalkan ajaran agamanya. Pasalnya pendidikan Islam lebih dipentingkan untuk membentuk kepribadian anak serta mempunyai sifat mulia dan terpuji.
“Pendidikan Islam berupaya memberikan bimbingan dan asuhan terhadap peserta didik, ini menunjukkan agar nantinya dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam yang telah diyakininya secara menyeluruh, sehingga menjadikan ajaran agama sebagai pandangan hidupnya demi keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Selain itu kata Kasman, tujuan Pendidikan Islam, terbentuknya kepribadian yang utuh jasmani dan rohani atau Insan Kamil, yang tercermin dalam pemikiran maupun tingkah laku terhadap sesama manusia, Tuhan dan alam semesta.
“Pendidikan Islam dapat menghasilkan manusia yang berguna bagi masyarakat, serta dapat mengambil manfaat yang lebih maksimal terhadap alam semesta untuk kepentingan hidupnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, pendidikan Islam merupakan sumber daya pendorong bagi tingkah laku atau perbuatan yang baik, dan juga sebagai pengendali dalam mengarahkan perilaku manusia yang berkepribadian.
“Penanaman pendidikan Islam bagi generasi saat ini, tidak akan berjalan secara optimal dan konsisten, tanpa dibarengi keterlibatan dari semua elemen bangsa, pemerintah, tokoh agama, masyarakat, pendidik dan orang tua. Semuanya harus memiliki niat yang tulus dan perhatian yang serius agar menjadi manusia yang berkepribadian beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia,” tandasnya.
Penulis Kasman
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029