Resmikan KUA Petasia Timur dan Bina ASN, Kakanwil pesan Bersihkan Hati
Ket: Kakanwil Kemenag Sulteng
MOROWALI UTARA(Kemenag Sulteng ) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin, S.Ag., M.A., meresmikan Gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Selasa (21/4/2026). Selain peresmian fisik, momentum ini digunakan untuk memperkuat fondasi layanan keagamaan dan ketahanan keluarga di wilayah tersebut.
Rangkaian acara yang dipusatkan di Kecamatan Petasia Timur ini dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kabupaten Morowali Utara periode 2026-2031, serta pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Morowali Utara.

Kegiatan ini diawali Pengukuhan Pengurus BP4 Kabupaten Morowali Utara periode 2026 - 2031.
Ketua BP4 Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Dr. H. Sagaf Pattalongi, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa BP4 merupakan mitra strategis pemerintah sekaligus ujung tombak dalam melestarikan institusi perkawinan.
"BP4 adalah wujud nyata upaya membangun ketahanan keluarga. Ini adalah pondasi dasar untuk membentuk keluarga yang harmonis, damai, dan sejahtera melalui pendekatan spiritual serta moderasi beragama," ujar Prof. Sagaf.
Ia berharap pengurus yang baru dikukuhkan segera menyusun program strategis bersama instansi terkait untuk menekan angka perselisihan rumah tangga di masyarakat.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Junaidin, menekankan bahwa tugas ASN di lingkungan Kemenag memiliki dimensi yang berbeda dengan instansi lain.
Menurutnya, ASN Kemenag tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi menjalankan tugas fundamental dalam pelayanan spiritual masyarakat.
"Bekerjalah dengan hati agar setiap target dapat terwujud dengan baik. Moralitas harus dijaga karena kita adalah cermin dari institusi yang membawa nama agama. ASN harus meninggalkan jejak kebaikan dalam setiap pelayanannya," tegas Junaidin.
Ia juga menyoroti kebijakan Work From Home (WFH) pada hari Jumat yang telah ditetapkan pemerintah. Junaidin menginstruksikan agar seluruh ASN tetap berkomitmen bekerja dari rumah dengan penuh tanggung jawab sesuai regulasi yang berlaku.
Selanjutnya Junaidin memberikan apresiasi atas selesainya pembangunan KUA Petasia Timur yang berdiri di atas lahan hibah Pemerintah Desa Molino dan dibiayai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2025.
Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, peresmian ini ditandai dengan penanaman pohon matoa di halaman kantor.
Junaidin mengajak seluruh ASN untuk menerapkan efisiensi energi dan ramah lingkungan di tempat kerja. Program Ramah lingkungan (Ekoteologi) selaras dengan program prioritas Kementerian Agama, ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Morowali Utara, Hasyim Al Idrus, S.Ag., M.M., melaporkan kondisi terkini instansinya. Saat ini, terdapat 185 ASN yang bertugas di Morowali Utara. Namun, pihaknya masih menghadapi tantangan infrastruktur, di mana kantor Kemenag kabupaten masih menggunakan fasilitas Gedung Kantor Kementerian Haji dan Umrah.
Hasyim juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pendidikan agama. "Kami berharap segera ada pendirian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Morowali Utara agar pendidikan agama di sini setara dengan pendidikan umum," ungkapnya.
Acara diakhiri dengan prosesi pengguntingan pita oleh Kakanwil sebagai tanda operasional resmi KUA Petasia Timur.
"Setelah diresmikan, silakan gunakan gedung ini sepenuhnya untuk melayani masyarakat," pungkas Junaidin.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat Kanwil Kemenag Sulteng, unsur pimpinan kecamatan Petasia Timur, serta pengurus BP4 Kabupaten Morowali Utara yang baru dilantik.
(Penulis:Hasbianto).


