Budaya Riset MAN IC Kota Palu Antar Dua Siswa ke Final KREASI 2026
Ket: Moh Albani Mubarak dan Muh Taufiq, 2 siswa MAN IC Kota Palu pada ajang Kreasi 2026
Palu (Kemenag Sulteng) – Budaya riset dan inovasi terus dikembangkan di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Palu. Upaya tersebut kembali menunjukkan hasil setelah dua siswa, Moh. Albani Mubarak dan Muh. Taufiq, dinyatakan lolos ke babak final Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) Tahun 2026.
KREASI merupakan ajang kompetisi tingkat nasional yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan penelitian dan inovasi melalui proses ilmiah. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk menuangkan gagasan, mengidentifikasi persoalan, menyusun solusi, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.
Bagi MAN IC Kota Palu, kelolosan dua siswa tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan. Proses penelitian tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan karya, tetapi juga melatih siswa menyusun gagasan secara sistematis, melakukan kajian, mengolah informasi, serta mempertanggungjawabkan hasil penelitian.
Moh. Albani Mubarak dan Muh. Taufiq mengikuti tahapan kompetisi dengan membawa hasil penelitian yang telah melalui proses bimbingan dan penyempurnaan. Kelolosan menuju babak final menunjukkan bahwa karya yang mereka kembangkan mampu melewati tahapan seleksi kompetisi tingkat nasional.
Kepala MAN IC Kota Palu menyampaikan apresiasi atas capaian kedua siswa tersebut. Menurutnya, hasil ini menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan minat dan kemampuan di bidang penelitian dan inovasi.
“Capaian ini merupakan hasil dari proses yang dilakukan siswa bersama pembimbing. Madrasah akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar mereka dapat mempersiapkan diri menghadapi babak final,” ujarnya.
Dukungan tersebut diberikan melalui pendampingan akademik dan pematangan karya sebelum kedua siswa mengikuti tahapan akhir kompetisi. Madrasah juga mendorong siswa lainnya untuk menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi dalam mengembangkan gagasan dan karya penelitian.
Keikutsertaan dua siswa MAN IC Kota Palu pada babak final KREASI 2026 menjadi bagian dari penguatan budaya akademik di lingkungan madrasah. Selain meningkatkan pengalaman peserta didik dalam kompetisi ilmiah, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan meneliti, mengembangkan inovasi, dan mencari solusi atas berbagai persoalan melalui pendekatan ilmiah.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, MAN IC Kota Palu terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Capaian pada KREASI 2026 menjadi salah satu bagian dari proses tersebut.