
Kemenag Bangkep Gelar Sosialisasi Akreditasi Madrasah dan Implementasi Kurikulum Merdeka

Ket: Foto Bersama
Banggai Kepulauan (Kemenag Sulteng) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan (Kemenag Bangkep) mengadakan kegiatan sosialisasi terkait akreditasi madrasah dan implementasi Kurikulum Merdeka, Rabu, 3 Juli 2024. Acara tersebut berlangsung di Aula PLHUT Kantor Kemenag Bangkep.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Bangkep, H. Sofyan Arsyad, yang didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam, Aswad U. Buhun. Acara tersebut juga menghadirkan Hadijah Al-Hasny S.Ag., M.Si, Pengawas Pembina Pendidikan Agama Islam (PAI) Sulawesi Tengah, sebagai narasumber utama.
Dalam sambutannya, Sofyan Arsyad, menyampaikan beberapa poin penting. Ia menyoroti bahwa implementasi Kurikulum Merdeka menjadi tantangan signifikan di berbagai sekolah. Hal ini disebabkan oleh banyaknya guru yang belum siap baik dari segi kualifikasi maupun kompetensi mengajar.
"Para guru masih menghadapi kesulitan dalam mengadopsi pendekatan dan metode baru yang diusung oleh Kurikulum Merdeka. Banyak di antara mereka yang memerlukan pelatihan lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya," ujar Kakankemenag.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam kejujuran, kedisiplinan, dan akhlak untuk membentuk karakter peserta didik. "Guru harus menjadi contoh yang baik bagi siswa, karena pendidikan karakter sangat penting dalam mencetak generasi yang berintegritas dan beretika," tambahnya.
Lebih lanjut, Sofyan mengungkapkan kekhawatiran terhadap penurunan jumlah siswa di beberapa sekolah. Penurunan ini disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu angka kelahiran yang menurun dan banyaknya warga yang merantau ke luar daerah. "Hal ini membuat beberapa sekolah mengalami penurunan jumlah siswa yang cukup signifikan," ujarnya.
Dalam upaya menarik minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya, Kakankemenag menekankan pentingnya akreditasi sekolah yang baik. "Sekolah dengan akreditasi yang baik akan lebih dipercaya oleh orang tua untuk menjadi tempat pendidikan anak-anak mereka," jelasnya.
Sebagai bagian dari solusi, beberapa sekolah telah melakukan inovasi untuk meningkatkan jumlah siswa. Salah satu inovasi tersebut adalah penjemputan siswa dari daerah terpencil. "Langkah ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam meningkatkan jumlah siswa dan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak di daerah terpencil untuk mendapatkan pendidikan yang layak," tandasnya.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para kepala madrasah, guru, serta operator madrasah se-Kabupaten Banggai Kepulauan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang akreditasi madrasah dan implementasi Kurikulum Merdeka, serta mampu mengaplikasikannya dengan baik di masing-masing madrasah.
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029