
Kurikulum Merdeka Belajar Hingga Kedisiplinan, Jadi Fokus Kakankemenag Dalam Pembinaan ASN KKM MTsN 1

Ket: Kakankemenag Kota Palu, Dr.H.Nasruddin L. Midu,M.Ag. saat memberikan sambutan pada pembinaan ASN
Palu (Kemenag Sulteng) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Nasruddin L. Midu, memberikan pembinaan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Tenaga Pendidik dan Kependidikan se - KKM MTsN 1 Kota Palu, di MTsN 1 Senin (20/06).
Pada kesempatan itu, Kakankemenag didampingi oleh Ketua Pokjawas Alfian, dan Pengawas Pembina, Nurhayati Nadra.
Kakankemenag dalam sambutannya berfokus kepada implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Menurutnya, ini adalah gagasan cemerlang dalam usaha beradaptasi dengan perubahan, utamanya setelah masa pandemi. "Setiap pemimpin pasti memeiliki ide dan gagasan saat memimpin, sama halnya dengan Pak Menteri Nadiem Makarim yang menggagas Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, " Sebut Nasruddin.
Dirinya mengatakan , bahwa Kurikulum Merdeka bisa jadi merupakan adopsi dari metode dan cara belajar di negara-negara maju dalam hal pendidikan.
"Dulunya kita sentralisstik, satu Kurikulum untuk semua daerah dimana SDM para siswa kita terkait implementasi kurikulum belum merata, tapi saya menilai lewat kurikulum ini hasilnya akan berbeda, " Harapnya.
Lebih lanjut mantan Kabid Penmad di Kanwil Kemenag Sulteng itu optimistis, bahwa dengan diimplementasikannya Kurikulum Merdeka Belajar, guru-guru diberi kebebasan dan keleluasaan untuk menilai dan mengembangkan kompetensi para siswanya kedepan.
"Lewat keleluasaan, ini bisa mengembangkan kompetensi dan kualitas siswa, " Tuturnya.
Selalu Kakankemenag dirinya juga memberikan apresiasi kepada MTsN 1 yang telah berinisiasi mengadakan pembinaan ini, utamanya berfokus kepada implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.
Dalam kesempatan itu Kakankemenag juga menjabarkan aturan tentang disiplin ASN, selain itu ada kiat-kiat penting yang dijelaskan Nasruddin untuk mewujudkan generasi emas madrasah. Dirinya berharap, MTsN 1 yang notabene sebagai MTs unggulan bisa menerapkan kiat-kiat tersebut.
Sementara itu Rusdiana Salam selaku Kepala Madrasah mengatakan, bahwa kegiatan pembinaan ASN merupakan kegiatan rutin yang dilakukan persemeter atau perenam bulan sekali.
Rusdiana juga menjelaskan, bahwa pihaknya memiliki beberapa program yang telah terlaksana.
"Alhamdulilah kami sudah melakukan ujian semester, program disela-sela semester, ada lomba keagamaan (tahfiz, tartil dll) serta lomba olahraga (futsal dll).
Sebagai Kamad dirinya merasakan manfaat dari program-program tersebut. "Ya sangat terasa, karena para tenaga pendidik dapat mengetahui minat dan bakat para siswa sehingga bisa memaksimalkan potensi mereka kedepannya, " Ucapnya.
Dirinya juga menjelaskan persiapan MTsN 1 bekerja sama dengan akademisi dalam rangka menyambut ajang Myres (Masdrasah Young Researchers Super Champ) yang sedang menjadi "trending topik" bagi madrasah.
Terakhir Rusdiana bersyukur, karena kegiatan-kegiatan ilmiah MTsN 1 yang diunggah ke berbagai platform medsos, mendapatkan perhatian dari salah seorang peniliti BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Yang tertarik akan hasil karya siswa tentang pemanfaatan limbah plastik (ecobrick) menjadi kursi.
(Fuad)
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029