
Kakan Kemenag Poso Lantik Kepala MTsN 1 Poso

Ket: Kakan Kemenag Poso, Hj. Marwia, M.Si melantik dan mengambil sumpah jabatan H. Hasanuddin Isa, M.Pd sebagai Kepala MTsN 1 Poso, Selasa (04/2023)
Poso (Kemenag Sulteng) - Kepala Kantor Kemenag Kab. Poso, Hj. Marwia, M.Si melantik dan mengambil sumpah jabatan H. Hasanuddin Isa, M.Pd sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Posoi, menggantikan Buchari, S,Ag yang telah memasuki masa Pensiun di Ruang PTSP Kemenag Poso, Selasa (4/4/2023).
Bertindak sebagai saksi pertama adalah Kasubbag TU, Purnawarman Lio, S.Ag dan Kasi Pendis, Sutami M. Idris sebagai saksi kedua.
Dalam amanahnya, Marwia menyampaikan kepala madrasah di tuntut memahami regulasi dan menjabarkan dan menformulasikan, mengelola dan memanfaatkan secara optimal.
Kepala Kemenag Kab Poso ini, mengingatkan juga, bahwa masyarakat sebagai pemakai layanan akan menilai seluruh gerak kita, raga pimpinan menjadi tolak ukur marwah madrasah.
"Mau tidak mau semuanya harus diolah dengan baik," ujarnya.
Sebagai pimpinan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan diperlukan manajemen yang baik. Untuk itu mengembangkan dan memaksimalkan diri menjadi hal yang penting untuk perubahan lebih professional agar madrasah hebat dan bermartabat.
Semakin tinggi kepemimpinan diperlukan hati yang lapang menerima semua saran dan pendapat bahkan kritikan. Dengan begitu kebijaksanaan melahirkan kebijakan yang diterima dengan baik oleh seluruh elemen di wilayah kerja MTsN 1 Poso.
Pelantikan ini juga turut dihadiri oleh Kasi Bimas Islam, Kasi Bimas Kristen, Kasi PHU, Pengawas, Penyelenggara Zakat Wakaf. Kepala KUA, Kepala Madrasah, serta Kepala TU .
- 1 Pengumuman Seleksi Calon Anggota BAZNAS Periode 2025–2030
- 2 Pengumuman dan Pemanggilan Peserta Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural Perpindahan ke dalam Jabatan Fungsional Penyuluh Hukum melalui Perpindahan Dari Jabatan Lain (PDJL)
- 3 Penilaian Evaluasi Kinerja pada Aplikasi e-Kinerja BKN
- 4 Penawaran pelatihan Third Country Training Programme (TCTP) JICA-MTCP 2025: Cybersecurity in Digital Economy.
- 5 Panduan Kurikulum Berbasis Cinta