Edukasi Sejak Dini, Ratusan Siswa RA Kenali Wajah Pelayanan Kemenag Kota Palu
Ket: Keceriaan terpancar dari wajah siswa dan guru pendamping yang tergabung dalam KKG Guru dan Kepala RA se-Kota Palu saat mengabadikan momen bersama. Senin (19/1/2026)
Palu (Kemenag Sulteng) - Suasana berbeda menyelimuti Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu pada Senin (19/1/2026). Lorong-lorong kantor yang biasanya ribut dengan rutinitas administrasi, seketika berubah menjadi ruang belajar dan penuh warna. Masih dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, siswa-siswi Raudatul Atfal (RA) dari 17 sekolah se-Kota Palu menggelar kunjungan edukatif (anjangsana) yang membawa misi besar: menanamkan benih kedermawanan dan mengenalkan wajah pelayanan umat sejak usia dini.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Kepala RA ini bukan sekadar kunjungan wisata birokrasi. Lebih dari itu, agenda ini dirancang sebagai laboratorium sosial bagi anak-anak untuk memahami peran negara dalam kehidupan beragama, sekaligus praktik nyata dari pendidikan karakter yang selama ini diajarkan di ruang kelas.
Dalam kunjungannya, para siswa diajak berkeliling ke setiap ruangan, berinteraksi langsung dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang bertugas. Momen menyentuh terjadi ketika tangan-tangan mungil tersebut menyerahkan kado dan bingkisan kepada para pegawai. Gestur sederhana ini menjadi simbolisasi kuat dari penanaman sikap kasih sayang dan kedermawanan, mengajarkan mereka bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan untuk berbagi dengan orang lain.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Ahmad Hasni, menyambut kehadiran generasi penerus ini dengan apresiasi tinggi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kunjungan ini selaras dengan semangat transformasi yang digaungkan oleh Kementerian Agama di usianya yang ke-80 tahun.
"Kehadiran anak-anak kita hari ini adalah pengingat bagi kita semua tentang untuk siapa kita bekerja dan mengabdi. Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan sebuah investasi masa depan. Kita sedang mengenalkan kepada mereka bahwa Kementerian Agama adalah rumah bagi pelayanan umat, tempat di mana nilai-nilai kebaikan dikelola dan disebarkan," ujar Ahmad Hasni.
Lebih lanjut, Kakankemenag memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus menggantungkan cita-cita setinggi langit. Beliau mengingatkan bahwa keberanian bermimpi adalah modal utama untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Hal ini sejalan dengan pesan Menteri Agama dalam peringatan HAB tahun ini, yang menekankan pentingnya mempersiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
Respons positif juga datang dari para ASN di lingkungan Kemenag Palu. Kehadiran siswa-siswi RA ini menjadi suntikan semangat di tengah kesibukan kerja. Dengan penuh antusiasme, para pegawai menuntun siswa, menjelaskan tugas dan fungsi (tusi) kementerian dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Interaksi humanis ini secara tidak langsung menghapus sekat kaku birokrasi, menampilkan wajah Kementerian Agama yang ramah, terbuka, dan melayani.
Kunjungan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak bisa hanya berhenti pada teori di dalam kelas. Melalui interaksi langsung dengan lingkungan profesional dan praktik berbagi, siswa RA di Kota Palu sedang diajarkan untuk menjadi bagian dari solusi masyarakat yang lebih peduli dan harmonis.
Kegiatan ditutup dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Semangat HAB ke-80 yang dibawa oleh siswa-siswi RA ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang unggul, serta mencetak generasi yang berakhlak mulia bagi bangsa dan negara.






