248 Siswa Ikuti OMI 2026, Tojo Una-Una Dorong Lahirnya Talenta Madrasah Berprestasi
Ket: foto bersama usai pembukaan OMI 2026 Tingkat Kabupaten Tojo Una-Una
Tojo Una-Una (Kemenag Sulteng) - Sebanyak 248 peserta mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Tojo Una-Una yang berlangsung di MTs Alkhairaat, Senin (07/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan potensi, serta berkompetisi di berbagai bidang yang dilombakan.
OMI 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Melalui tema tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan akademik dan kreativitas sekaligus menumbuhkan semangat inovasi yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan madrasah dan bangsa.
Sebagai ajang kompetisi dan pengembangan potensi peserta didik madrasah, OMI diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk meraih prestasi, tetapi juga mendorong siswa untuk terus mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan talenta yang dimiliki. Melalui proses kompetisi yang sehat dan sportif, peserta dapat memperoleh pengalaman berharga yang menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
OMI tingkat Kabupaten Tojo Una-Una dilaksanakan selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026. Selama pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian perlombaan sesuai bidang yang telah ditentukan. Kompetisi ini diharapkan menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengukur kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman dalam menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Peserta OMI berasal dari jenjang Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dari jumlah keseluruhan peserta, sebanyak 95 peserta berasal dari jenjang MA, 104 peserta dari MTs, dan 49 peserta dari MI.
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Arsaq M. Syahrir Saini, hadir dalam pembukaan OMI 2026 sekaligus memberikan semangat kepada seluruh peserta. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu sarana untuk melahirkan lebih banyak siswa madrasah yang berprestasi.

“Semoga dengan olimpiade ini dapat melahirkan lebih banyak siswa-siswa berprestasi. Kami juga berharap madrasah terus meningkatkan mutu pendidikan agar mampu melahirkan peserta didik yang berprestasi di bidang-bidang tertentu sesuai dengan potensi dan kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga melalui proses belajar, pengalaman, dan keberanian dalam menunjukkan kemampuan.
Pelaksanaan OMI 2026 tingkat Kabupaten Tojo Una-Una diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah sekaligus membuka peluang bagi peserta didik terbaik untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat yang lebih tinggi.

