Pembentukan KKM Serta Rapat Kerja Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Morowali Utara
Ket: Foto Bersama Kegiatan Rapat Pembentukan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) sekaligus Bimbingan Teknis (BIMTEK) bagi Kepala Madrasah, Pimpinan Pondok Pesantren dan Operator
Morowali Utara (Kemenag Sulteng) – Kantor Kemenag Morowali Utara melalui Seksi Pendidikan Islam menggelar kegiatan Rapat Pembentukan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) sekaligus Bimbingan Teknis (BIMTEK) bagi Kepala Madrasah, Pimpinan Pondok Pesantren dan Operator bertempat di MTsN 1 Morowali Utara. Rapat Kerja tersebut akan diselenggarakan selama 2 hari, mulai Tanggal 6 – 7 Agustus Tahun 2026, Kamis (06/08/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Morowali Utara H. Hasyim Alaydrus, serta di hadiri Kepala Seksi Pendidikan Islam Ibrahim Ismail, Ketua Pokjawas Sultani dan para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Morowali Utara.
Dalam sambutannya, Hasyim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik untuk membahas secara khusus beberapa isu krusial yang menjadi perhatian bersama. Isu terkait peran Kelompok Kerja Kepala Madrasah dalam pengembangan prestasi madrasah di wilayah Kabupaten Morowali Utara.
“Rapat kerja ini memiliki arti yang sangat signifikan sebagai upaya kita bersama untuk terus memajukan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Morowali Utara. Berkumpul bukan hanya untuk bersilaturahmi, namun juga untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai isu kebijakan yang aktual dan relevan”, ujarnya.
Hasyim menambahkan Rapat pembentukan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) adalah agenda penting koordinasi lembaga pendidikan Islam di bawah Kementerian Agama untuk menyusun pengurus baru, memperkuat sinergi mutu pendidikan, serta merumuskan program kerja strategis madrasah dan pesantren.
Ia juga mendorong agar FKPP dapat aktif menginisiasi program-program inovatif, memperkuat jejaring antar pesantren, serta mendukung berbagai kebijakan Kementerian Agama, termasuk dalam penguatan moderasi beragama serta kemandirian pesantren, tegasnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Seksi Pendidikan Islam Ibrahim Ismail menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah tukar informasi, data, dan pemecahan masalah Pendidikan serta menjalin komunikasi yang kuat antar pimpinan pondok pesantren dan madrasah.
“ Melalui kegiatan BIMTEK sekaligus rapat kerja peserta yang hadir dapat menambah wawasannya dan dapat mengambil semua ilmu yang diberikan oleh pemateri, kegiatan ini sangat penting bagi madrasah”, ujarnya.
Ibrahim menambahkan adanya FKPP merupakan langkah strategis untuk membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang lebih erat antarpesantren maupun dengan Kementerian Agama. Menurutnya, forum tersebut diharapkan menjadi wadah bertukar informasi, menyerap aspirasi, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi pondok pesantren.
Setelah mengikuti pembukaan serta BIMTEK, kegiatan di lanjutkan rapat kerja dan pembentukan Tim KKM yang terdiri dari Ketua KKM RA/MI Rosmiati, Ketua KKM MTS Mulyani dan Ketua KKM MA Achmad Ihsan serta Ketua FKPP Kabupaten Morowali Utara Ibrahim Ismail.
Melalui Bimtek serta Pembentukan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Rapat Kerja Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antar pesantren serta meningkatkan sinergi dengan Kementerian Agama dalam mendukung pengembangan pendidikan pesantren yang berkualitas, mandiri, dan berdaya saing di Kabupaten Morowali Utara.
.jpeg)

