Logo

Kepala KanKemenag Buka Muscab III APRI Parimo Periode 2026–2030

Ket: Kepala KanKemenag Buka Muscab III APRI Parimo Periode 2026–2030


Parigi (Kemenag Sulteng) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, H. As’at Latopada, menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Cabang (Muscab) III Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Parigi Moutong Periode 2026–2030, berempat di Cafe Aweng Parigi, Kamis 06 Agustus 2026.

Muscab tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi profesi penghulu untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, sekaligus memilih kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat profesionalisme dan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Parigi Moutong yang diwakili Plt. Kepala Bagian Kesra, H. Marzuk Hululo., Kapolsek Parigi, IPTU Jusman Bakri, Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Dian Herdiman, Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Ketua APRI Provinsi Sulawesi Tengah, Isram Said Lolo, Ketua MUI Kabupaten Parigi Moutong, serta para penghulu se-Kabupaten Parigi Moutong.


Dalam sambutannya, H. As’at Latopada menyampaikan bahwa Muscab III APRI bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus momentum untuk menyusun langkah dan program kerja yang lebih baik.
Menurutnya, proses musyawarah juga menjadi kesempatan untuk memilih kepengurusan baru yang profesional, mampu bekerja secara optimal, serta memiliki komitmen dalam memajukan organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
As’at menegaskan, tugas penghulu tidak terbatas pada pencatatan pernikahan. 
Penghulu memiliki peran yang lebih luas dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat, termasuk pembinaan keluarga sakinah, mediasi persoalan keluarga, serta pelayanan dan pembinaan kehidupan keagamaan di wilayah kerja masing-masing.
“Penghulu tidak hanya bertugas mencatat pernikahan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memberikan bimbingan keluarga sakinah, melakukan mediasi, dan menjadi garda terdepan pelayanan keagamaan Kementerian Agama,” jelasnya.
Seiring dengan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, As’at mendorong para penghulu untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme. Pemanfaatan teknologi informasi juga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan yang efektif, cepat, dan akuntabel, termasuk melalui pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH).
Dalam konteks organisasi profesi, ia berharap APRI dapat menjadi wadah yang tidak hanya mempererat solidaritas para penghulu, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kapasitas dan peningkatan kualitas profesionalisme.
“APRI diharapkan menjadi wadah pengembangan kapasitas, penguat solidaritas, sekaligus penjaga marwah profesi penghulu agar senantiasa amanah dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Parigi Moutong yang diwakili Kepala Bagian Kesra, H. Marzuk Hululo, menyampaikan bahwa penghulu memiliki posisi strategis dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Ia menggambarkan penghulu sebagai “Menteri Agama di tingkat kecamatan”, karena berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat.
Posisi tersebut menuntut adanya integrasi program sekaligus integrasi pribadi di antara jajaran Kementerian Agama dan para penghulu. Dengan integrasi yang kuat, Kementerian Agama diharapkan mampu menjadi lokomotif dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi kehadiran berbagai unsur yang turut mendukung pelaksanaan Muscab III APRI. Mewakili Pemerintah Kabag Kesra berharap seluruh rangkaian musyawarah dapat dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan sehingga menghasilkan ketua serta kepengurusan yang kompeten dan bertanggung jawab.

Pengurus APRI yang terpilih nantinya diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi dibandingkan periode sebelumnya.  Tidak hanya menjalankan agenda rutin, kepengurusan baru diharapkan mampu menyusun dan melaksanakan program kerja yang lebih konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu fokus yang ditekankan adalah penguatan moderasi beragama serta pembinaan untuk mewujudkan keluarga sakinah di wilayah kecamatan. 

Kedua agenda tersebut dinilai relevan dengan peran penghulu sebagai bagian dari garda terdepan pembinaan kehidupan keagamaan dan keluarga di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, pelaksanaan Muscab III APRI diharapkan tidak berhenti pada proses pemilihan kepengurusan, tetapi menjadi awal penguatan organisasi dalam menjalankan berbagai program secara terarah dan berkelanjutan. Dengan mengedepankan musyawarah mufakat, kebersamaan, profesionalisme, dan integritas, APRI Kabupaten Parigi Moutong diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan keagamaan serta pembinaan kehidupan keluarga dan masyarakat.

Muscab III APRI Kabupaten Parigi Moutong berlangsung sehari dengan agenda organisasi sesuai mekanisme musyawarah yang telah ditetapkan dan menghasilkan Nasir Jamal Bandera yang merupakan Kepala KUA kecamatan Parigi Selatan terpilih Sebagai Ketua APRI yang Baru.(Roy)

Tags: Bimas Islam

Editor: -
Fotografer: -

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
Statistik Pengunjung
👤 User Aktif (Realtime)
0
📅 Total Hari Ini 0
🗓️ Total Bulan Ini 0
🌍 Total Keseluruhan 0

Delay data User Aktif (10 detik - 1 menit)

Delay data Total (1 jam - 24 jam)



2023 © Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah HTML Codex