Bahasa Sanskerta Dan Menulis Aksara Dewa Nagari : Sebagai Metode Belajar Agama Hindu
Ket: Penyuluh Agama Hindu, I Nyoman Karman saat menyampaikan materi pengenalan bahasa Sanskerta dan menulis aksara Dewanagari
Poso, (Kemenag Sulteng) - Bahasa Sansekerta adalah bahasa yang digunakan dalam kitab-kitab suci Hindu, terutama Weda. Memahami bahasa ini memungkinkan penyuluh agama untuk menggali makna yang lebih dalam dari ajaran-ajaran agama Hindu. Hal ini disampaikan oleh penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso, I Nyoman Karman, saat melaksanakan bimbingan dan penyuluhan pada Lembaga Pendidikan Masyarakat ( LPM ) Pasraman Paramita Widya Dharma, Desa Betalemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kamis, (14/8/2025).
Di tengah hiruk pikuk masyarakat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke - 80, I Nyoman Karman melaksanakan tugasnya sebagai ujung tombak Kementerian Agama si tengah masyarakat.
Dia menyampaikan tentang pengenalan bahasa sanskerta serta menulis aksara Dewa Nagari kepada siswa Pasraman. Dimana bahasa sanskerta merupakan bahasa yang digunakan dalam kitab suci dan susastra Hindu didunia.
"Melalui kegiatan ini siswa Pasraman dapat mengenal, mengetahui dan memahami tata cara penulisan aksara sanskerta", harapnya.
Ditengah keterbatasan sarana dan prasarana pendukung terlihat siswa sangat antusias dan tetarik mengikuti bimbingan dan penyuluhan serta mau mempelajarinya.
Penguasaan Bahasa Sanskerta dan aksara Dewanagari akan sangat bermanfaat bagi penyuluh agama Hindu dalam menjalankan tugasnya. Dengan memahami bahasa suci ini, penyuluh dapat menyampaikan ajaran agama dengan lebih mendalam dan akurat, serta berkontribusi pada pelestarian budaya Hindu.

