Lewati ke konten utama
Madrasah

Kakanwil saat melakukan pemantauan

Ferizal M. Latopada

13 Oktober 2026 15:58:0


Pantau SBSN dan PHTC, Kakanwil Kemenag Sulteng Tekankan Mutu Pembangunan Madrasah


Palu (Kemenag Sulteng) — Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, meninjau pembangunan sarana dan prasarana madrasah melalui program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Palu dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Alkhairaat Sibalaya, Kabupaten Sigi. Peninjauan ini bertujuan memastikan kualitas pekerjaan, akuntabilitas pelaksanaan, serta penyelesaian pembangunan sesuai target waktu dan standar keamanan. Selasa, (13/10/26).

Di MAN 1 Kota Palu, Junaidin meninjau pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Tipe 1 dan Ruang Kelas Baru (RKB) Tipe 1 yang bersumber dari anggaran SBSN Tahun Anggaran 2026. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari Anggaran Tambahan dalam Tahun Berjalan dan dilengkapi pengadaan perabot untuk menunjang kegiatan pembelajaran.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Muh. Syamsu Nursi, mengatakan bahwa pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Tipe 1 dilaksanakan oleh CV Dian Ayu Sejahtera, sedangkan pembangunan RKB Tipe 1 dikerjakan oleh CV Maju Bersama. Kedua paket pekerjaan dikontrakkan pada 31 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender dan ditargetkan selesai pada 28 Desember 2026.

Berdasarkan data pemantauan, pembangunan gedung laboratorium telah mencapai realisasi fisik kumulatif 36,02 persen, sedangkan pembangunan RKB mencapai 46,67 persen. Saat peninjauan, pelaksanaan kedua proyek telah berjalan 70 hari dengan sisa waktu kontrak 80 hari.

“Dari hasil pemantauan, progres pembangunan laboratorium dan ruang kelas baru sejauh ini berjalan dengan baik. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan, dengan tetap memperhatikan mutu bangunan,” ujar Junaidin.

Tampak gedung laboratorium telah mencapai realisasi fisik kumulatif 36,02 persen

Usai meninjau pembangunan SBSN di MAN 1 Kota Palu, Junaidin melanjutkan pemantauan pembangunan dan revitalisasi sarana prasarana melalui program PHTC di MTs Alkhairaat Sibalaya, Kabupaten Sigi. Pekerjaan di madrasah tersebut meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi sejumlah ruang belajar, serta perbaikan fasilitas sanitasi bagi peserta didik.

Junaidin menyampaikan bahwa pekerjaan telah memasuki tahap akhir sehingga penyelesaian akhir perlu mendapat perhatian agar hasil pembangunan memenuhi standar mutu dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami berharap pekerjaan yang memasuki tahap akhir ini diselesaikan dengan baik dan maksimal. Fasilitas yang dibangun harus benar-benar berkualitas sehingga dapat mendukung kelancaran proses pendidikan di madrasah,” tegasnya.

Selain mutu pekerjaan, Junaidin menekankan pentingnya aspek keamanan dan keselamatan bangunan, mengingat Sulawesi Tengah, khususnya wilayah Palu dan Sigi, memiliki potensi bencana, termasuk gempa bumi. Karena itu, kualitas konstruksi dan kelayakan bangunan harus menjadi perhatian agar fasilitas pendidikan dapat memberikan rasa aman bagi peserta didik dan tenaga kependidikan.

Ia berharap pembangunan melalui SBSN dan PHTC dapat diselesaikan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah di Sulawesi Tengah.

Dalam peninjauan tersebut, Kakanwil didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Ketua Tim Sarana dan Prasarana, pengawas proyek, kepala madrasah, serta jajaran terkait.

Pemantauan pembangunan dan revitalisasi sarana prasarana melalui program PHTC di MTs Alkhairaat Sibalaya, Kabupaten Sigi.