KREATIVITAS TANPA BATAS: MURID MAN 1 PARIGI MENEMPA DIRI PADA KEGIATAN MADRASAH KETERAMPILAN PARIGI –
Ket: Keterampilan Menjahit
Semangat belajar tidak hanya terbatas pada buku pelajaran di MAN 1 Parigi. Di balik dinding ruang praktik Madrasah Keterampilan, terlihat aktivitas yang dinamis dan penuh kreativitas. Para murid-murid MAN 1 Parigi sedang giat mempersiapkan karya-karya mereka. Program Madrasah Keterampilan ini dirancang untuk memberikan bekal hidup yang praktis bagi para siswa. Kepala Madrasah Sunarti Muhammad, S.Pd.,MM. menjelaskan, “Kami ingin murid kami tidak hanya unggul dalam akademis, tetapi juga memiliki keahlian yang dapat diterapkan langsung di dunia kerja atau wirausaha. Menjahit dan busana adalah salah satu keahlian dasar yang sangat relevan dan bernilai ekonomis.”
Dalam sesi praktik kali ini, para murid terlihat tekun dan berdedikasi. Dari persiapan bahan baku hingga proses menjahit dengan mesin jahit manual, setiap langkah dilakukan dengan penuh perhatian. Kain merah cerah dan tumpukan renda emas di lantai mengisyaratkan proyek busana yang sedang mereka kerjakan. Meski peralatan sebagian masih manual, para murid menunjukkan kemahiran yang luar biasa. Suara putaran mesin jahit treadle di workstation meja kayu menjadi latar belakang dari suasana kerja yang produktif. Bahkan tanda-tanda kerusakan atap di ruang praktik tidak menyurutkan semangat mereka.

"Belajar di sini sangat menyenangkan. Kami bisa langsung mempraktikkan apa yang diajarkan oleh guru, dan kami merasa bangga saat bisa menyelesaikan sebuah karya," Kata salah satu murid MAN 1 Parigi Saqina (16).
Dengan program ini, MAN 1 Parigi berharap dapat mencetak lulusan yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan keahlian yang nyata. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kompetensi siswa tetapi juga memperkuat pelestarian budaya melalui keahlian busana daerah.