Bangun Generasi Religius dan Berakhlak Mulia, MAN 2 Parigi Istikamah Laksanakan Pembiasaan Asmaul Husna dan Salat Duha Berjamaah
Ket: Pembinaan Karakter
Sumber Agung, 09 Oktober 2026 — Dalam upaya memperkuat karakter religius dan membentuk kepribadian Murid yang berakhlakul karimah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parigi terus mengistiqamahkan rutinitas kegiatan keagamaan melalui pembiasaan membaca Asmaul Husna setiap hari dan pelaksanaan salat Duha berjamaah setiap hari Jumat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MAN 2 Parigi dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan iman, ketakwaan, kedisiplinan, dan pembentukan akhlak mulia bagi seluruh Murid.

Sebelum melaksanakan salat Duha berjamaah, para siswa terlebih dahulu dibiasakan membaca Asmaul Husna, yakni nama-nama Allah Swt. yang indah. Pembacaan Asmaul Husna yang dilaksanakan setiap hari tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan Murid kepada Allah Swt., membangun ketenangan hati, serta mengawali aktivitas pembelajaran dengan semangat dan niat yang baik.
Pembinaan kegiatan kerohanian ini dilaksanakan dengan pendampingan Siswanto, S.Pd., selaku Pembina Kerohanian Putra, dan Siti Faridatun Hasanah, S.Pd., selaku Pembina Kerohanian Putri. Keduanya berperan dalam mendukung pembiasaan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari proses pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
Melalui pendampingan tersebut, Murid diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan keagamaan sebagai rutinitas, tetapi juga memahami makna dan nilai yang terkandung di dalamnya. Pembiasaan membaca Asmaul Husna dan pelaksanaan salat Duha menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan beribadah, tanggung jawab, kesantunan, serta kesadaran untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Pelaksanaan salat Duha berjamaah setiap hari Jumat juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di kalangan warga madrasah. Dalam suasana ibadah yang khidmat, para siswa dibimbing untuk membangun kebiasaan positif yang diharapkan dapat terus diterapkan, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Program pembiasaan keagamaan ini mencerminkan pentingnya sinergi antara kegiatan pembelajaran di kelas dan pendidikan spiritual. Kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan kekuatan iman dan kemuliaan akhlak agar Murid tumbuh menjadi generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan keislaman.
Dengan menguatkan pembiasaan Asmaul Husna setiap hari serta salat Duha berjamaah setiap Jumat, MAN 2 Parigi terus berupaya membangun budaya madrasah yang religius, disiplin, dan berkarakter. Harapannya, kegiatan tersebut menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kokoh dalam keimanan, santun dalam perilaku, dan bermanfaat bagi masyarakat.
MAN 2 Parigi : Home Of Talents, Cradle Of Champion