Logo
8 Agustus 2026 15:59:57 540

“JADIKAN MADRASAH SEBAGAI DAPURMU”: KEPALA MTs NEGERI 3 KOTA PALU AJAK GURU HADIR SEBAGAI TELADAN DAN MENGHIDUPKAN RUH KURIKULUM BERBASIS CINTA

Ket: Kepala MTs Negeri 3 Kota Palu, Hj. Rahma M. Naser, S.Ag., M.Pd., saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja Madrasah, mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan menjadikan madrasah sebagai “dapur” bersama, menjadi teladan bagi peserta didik, serta menghidupkan ruh Kurikulum Berbasis Cinta dalam mewujudkan madrasah yang ramah anak.


“JADIKAN MADRASAH SEBAGAI DAPURMU”: KEPALA MTs NEGERI 3 KOTA PALU AJAK GURU HADIR SEBAGAI TELADAN DAN MENGHIDUPKAN RUH KURIKULUM BERBASIS CINTA

Palu, 7 Agustus 2026 — Semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus melakukan pembenahan mewarnai Rapat Koordinasi sekaligus Rapat Kerja MTs Negeri 3 Kota Palu. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi, serta meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di madrasah.

Dalam arahannya, Kepala MTs Negeri 3 Kota Palu, Hj. Rahma M. Naser, S.Ag., M.Pd., mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk kembali mengingat pesan yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin, M.Pd.I., pada kegiatan Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dilaksanakan pada 22–23 Juli 2026.

Salah satu pesan yang kembali ditekankan adalah agar seluruh warga madrasah menjadikan madrasah sebagai “dapurmu”.

Pesan tersebut memiliki makna mendalam bahwa madrasah bukan sekadar tempat bekerja, melainkan rumah bersama yang harus dijaga, dirawat, dan dibangun dengan penuh rasa memiliki serta tanggung jawab.

“Jadikan madrasah ini sebagai dapur kita. Kalau ada yang kurang, mari kita benahi bersama. Kalau ada yang perlu diperbaiki, mari kita perbaiki bersama. Jangan menunggu orang lain, tetapi mari kita mulai dari diri kita masing-masing,” menjadi semangat yang ditekankan Kepala Madrasah dalam arahannya.

Guru Harus Menjadi Teladan

Kepala Madrasah juga mengingatkan bahwa seluruh tenaga pendidik dan kependidikan memiliki peran strategis dalam membangun budaya positif di lingkungan madrasah.

Guru tidak hanya bertugas mengajar dan menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu menjadi sosok yang dapat dicontohi oleh siswa dan siswinya.

Keteladanan tersebut harus tercermin dalam sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, tutur kata, kepedulian, serta cara memberikan pelayanan kepada peserta didik.

Apa yang dilakukan guru setiap hari akan menjadi bagian dari proses pendidikan bagi anak. Karena itu, keteladanan harus menjadi kekuatan utama dalam membentuk karakter peserta didik.

Kendala Diselesaikan dengan Musyawarah Kekeluargaan

Selain itu, Kepala Madrasah kembali mengingatkan arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Dr. L. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I., agar setiap persoalan dan kendala yang muncul di lingkungan kerja diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat dengan mengedepankan semangat kekeluargaan.

Menurutnya, perbedaan pandangan maupun kendala dalam pelaksanaan tugas merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, setiap persoalan harus disikapi dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, dan semangat mencari solusi bersama.

“Apa yang menjadi kekurangan jangan kita jadikan alasan untuk saling menyalahkan. Jadikan kekurangan itu sebagai bahan evaluasi. Mari kita benahi bersama-sama,” pesan Kepala Madrasah.

Menghidupkan Ruh Kurikulum Berbasis Cinta

Dalam arahannya, Kepala MTs Negeri 3 Kota Palu juga menekankan pentingnya menghidupkan ruh Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam seluruh aktivitas madrasah.

KBC tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep pembelajaran di dalam kelas, tetapi harus menjadi bagian dari budaya, sikap, dan karakter seluruh warga madrasah.

Semangat cinta harus diwujudkan melalui pelayanan yang ramah anak, pembelajaran yang humanis, lingkungan madrasah yang aman dan nyaman, serta hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik.

Guru diharapkan mampu mendidik dengan ketegasan yang penuh kasih, memberikan perhatian terhadap kebutuhan siswa, menghargai setiap potensi peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang membuat anak merasa aman, dihargai, dan dicintai.

“Ruh KBC harus kita hidupkan bersama. Mari kita hadirkan madrasah yang ramah anak, madrasah yang membuat siswa merasa nyaman untuk belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pesan Kepala Madrasah.

Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja ini juga menjadi ruang untuk mengevaluasi berbagai program sekaligus menyatukan langkah antara bidang kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, humas, wali kelas, pembina ekstrakurikuler, pembina laboratorium, perpustakaan, serta seluruh unit pendukung madrasah.

Pada akhirnya, seluruh keluarga besar MTs Negeri 3 Kota Palu diajak untuk memiliki semangat yang sama: bekerja dengan hati, membangun dengan kebersamaan, menyelesaikan persoalan dengan musyawarah, dan mendidik dengan cinta.

Sebab, madrasah yang maju bukan dibangun oleh satu atau dua orang, tetapi oleh seluruh keluarga besar yang memiliki rasa tanggung jawab, kepedulian, dan komitmen terhadap kemajuan madrasah.

Dengan menjadikan madrasah sebagai “dapurmu”, menyelesaikan setiap kendala melalui musyawarah kekeluargaan, serta menghidupkan ruh Kurikulum Berbasis Cinta, MTs Negeri 3 Kota Palu terus bergerak menuju madrasah yang maju, bermutu, ramah anak, dan penuh cinta.

Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia.

Informatif • Kolaboratif • Inspiratif

Tags: Rapat


HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
Statistik Pengunjung
👤 User Aktif (Realtime)
0
📅 Total Hari Ini 0
🗓️ Total Bulan Ini 4,872
🌍 Total Keseluruhan 401,082

Delay data User Aktif (10 detik - 1 menit)

Delay data Total (1 jam - 24 jam)



2023 © Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah HTML Codex