Tiga Hari Menguji Mental dan Gagasan, MAN 2 Parigi Siapkan Calon Pemimpin OSIM
Ket: Pengkaderan OSIM
Sumber Agung — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parigi menggelar Pengkaderan Calon Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Baru selama tiga hari, mulai Selasa, 6 Oktober hingga Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyeleksi sekaligus membentuk calon pemimpin muda yang memiliki wawasan, keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan menjalankan tanggung jawab organisasi.
Pengkaderan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan yang dirancang untuk menguji kemampuan peserta dari berbagai aspek. Mulai dari pengetahuan dan kemampuan memecahkan masalah, keterampilan berbicara di depan umum, hingga kemampuan mempertanggungjawabkan gagasan dalam wawancara dan debat organisasi.

Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa, 6 Oktober 2026 dengan dua materi utama, yaitu tes tertulis dan pemecahan masalah (problem solving).
Melalui tes tertulis, peserta diuji mengenai wawasan, pengetahuan, serta pemahaman mereka terhadap organisasi dan kehidupan di lingkungan madrasah.
Tidak berhenti pada kemampuan menjawab soal, peserta kemudian dihadapkan pada berbagai persoalan yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis, menganalisis situasi, menentukan solusi, dan mengambil keputusan.
Tahapan ini menjadi penting karena seorang calon pemimpin OSIM tidak cukup hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga harus mampu menghadapi persoalan secara tenang dan mencari solusi yang tepat.

Memasuki Rabu, 7 Oktober 2026, peserta mengikuti materi public speaking.
Pada tahapan ini, keberanian peserta untuk tampil dan menyampaikan gagasan menjadi perhatian utama. Peserta ditantang untuk berbicara di depan umum dengan penyampaian yang jelas, percaya diri, sistematis, dan komunikatif.
Public speaking menjadi salah satu kemampuan penting dalam organisasi. Seorang pengurus OSIM nantinya akan berhadapan dengan berbagai pihak, menyampaikan aspirasi siswa, memimpin kegiatan, serta menjadi representasi siswa dalam berbagai kegiatan madrasah.
Karena itu, kemampuan menyampaikan gagasan secara baik menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter calon pengurus OSIM MAN 2 Parigi.

Puncak pengkaderan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, melalui tahapan wawancara dan debat organisasi.
Dalam sesi wawancara, peserta diberikan ruang untuk menunjukkan motivasi, karakter, komitmen, visi, dan kesiapan mereka untuk menjadi bagian dari kepengurusan OSIM.
Tahapan kemudian dilanjutkan dengan debat organisasi. Dalam forum ini, peserta diuji untuk menyampaikan pendapat, membangun argumentasi, menjawab pertanyaan, serta menyikapi perbedaan pandangan dengan tetap mengedepankan etika dan sikap saling menghargai.
Debat organisasi bukan hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menjadi gambaran bagaimana seorang calon pemimpin mampu berpikir kritis, mengambil sikap, mempertahankan argumentasi, dan menghargai pendapat orang lain.
Pengkaderan OSIM MAN 2 Parigi selama tiga hari ini bukan sekadar proses mencari siswa yang akan menduduki posisi dalam organisasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk membentuk karakter dan mental kepemimpinan siswa.
Setiap tahapan memiliki tujuan tersendiri. Tes tertulis menguji wawasan, problem solving menguji kemampuan menghadapi persoalan, public speaking menguji keberanian berkomunikasi, sedangkan wawancara dan debat menguji karakter, visi, serta kemampuan mempertanggungjawabkan gagasan.
Melalui proses tersebut, MAN 2 Parigi berupaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, keberanian, kemampuan bekerja sama, kepedulian, dan jiwa kepemimpinan.
Pengkaderan ini diharapkan melahirkan calon pengurus OSIM yang mampu menjadi pelopor, penggerak, dan teladan bagi seluruh siswa MAN 2 Parigi.
Sebab, kepemimpinan tidak lahir secara instan. Ia ditempa melalui proses, diuji melalui tantangan, dan dibuktikan melalui tanggung jawab.
Dari tiga hari pengkaderan, MAN 2 Parigi menyiapkan langkah menuju lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang siap berpikir, berani berbicara, mampu mengambil keputusan, dan memberikan kontribusi nyata bagi madrasah.
MAN 2 Parigi : Home Of Talents, Cradle Of Champion