Potret Jujur Pendidikan Berbasis Cinta, MTsN 1 Kota Palu Ikuti Survei Nasional SAHABAT KBC
Ket: Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu mengikuti pelaksanaan Survei Nasional Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui aplikasi SAHABAT KBC yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia
HUMAS MTsN 1 Kota Palu — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu mengikuti pelaksanaan Survei Nasional Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui aplikasi SAHABAT KBC yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026, bertempat di Laboratorium Komputer MTsN 1 Kota Palu, dengan melibatkan 35 murid dan 3 orang guru sebagai responden.
Survei Nasional SAHABAT KBC merupakan sarana refleksi dan potret jujur untuk mengukur sejauh mana penerapan Kurikulum Berbasis Cinta telah berjalan di madrasah. Melalui survei ini, Kementerian Agama berupaya memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan KBC di lingkungan pendidikan madrasah, sekaligus menghimpun informasi yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi penguatan implementasi kurikulum tersebut.
Pelaksanaan survei melalui aplikasi SAHABAT KBC memberikan kesempatan kepada guru dan murid untuk menyampaikan respons berdasarkan pengalaman mereka dalam lingkungan pendidikan. Keterlibatan kedua unsur tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai penerapan nilai-nilai cinta dalam kegiatan pembelajaran, interaksi sosial serta pembentukan karakter peserta didik.
Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pentingnya kasih sayang, kepedulian, penghormatan terhadap sesama, toleransi dan pembentukan akhlak mulia. Pendekatan ini mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan dapat diukur dari capaian akademik serta kemampuan murid dalam membangun hubungan yang harmonis, menghargai perbedaan serta menunjukkan perilaku yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan.
Bagi MTsN 1 Kota Palu, keikutsertaan dalam survei nasional ini menjadi bagian penting dari upaya membangun budaya evaluasi yang terbuka dan berkelanjutan. Hasil survei diharapkan dapat menjadi bahan refleksi untuk melihat praktik pendidikan yang telah berjalan, mengenali aspek yang perlu diperkuat serta mendorong perbaikan dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta.
Lebih dari sekadar pengisian instrumen survei, kegiatan ini mengandung pesan penting bahwa implementasi KBC perlu dilihat berdasarkan pengalaman nyata warga madrasah. Nilai-nilai cinta tidak cukup hanya tertulis dalam dokumen kurikulum atau disampaikan dalam pembelajaran, tetapi harus hadir dalam sikap, perkataan dan tindakan sehari-hari, baik dalam hubungan antara guru dan murid maupun antarsesama warga madrasah.
Melalui partisipasi dalam Survei Nasional SAHABAT KBC, MTsN 1 Kota Palu berkomitmen mendukung upaya Kementerian Agama dalam memperkuat penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan refleksi yang jujur dan evaluasi yang berkelanjutan, madrasah diharapkan semakin mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang ramah, inklusif, humanis dan berorientasi pada pembentukan generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.
Langkah ini sejalan dengan semangat Madrasah maju Mendunia, yakni membangun pendidikan madrasah yang unggul dalam pengetahuan, kokoh dalam karakter dan nyata dalam menebarkan nilai-nilai cinta serta kemanusiaan.