MTQ XXIII Bangkep Dibuka, Kakankemenag Dorong Gerakan Nyata Berantas Buta Aksara Al-Qur’an
Ket: Pembukaan MTQ XXIII Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan
Banggai Kepulauan (Kemenag Sulteng) — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan di Kecamatan Totikum Selatan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat literasi Al-Qur’an dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Abdul Hamid M. Tiah, dalam pembukaan MTQ XXIII, Sabtu (24/10/2026).
Ia menegaskan, nilai MTQ jauh melampaui perebutan gelar juara dan piala. Menurutnya, semangat kebersamaan, persaudaraan, serta keharmonisan antarkafilah dan seluruh pihak yang terlibat harus menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kegiatan ini.
“Harus ada semangat yang dibangun selama pelaksanaan MTQ kali ini, yakni semangat kebersamaan, persaudaraan, dan menjaga keharmonisan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Kakankemenag menyoroti rendahnya literasi baca tulis Al-Qur’an yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Ia berharap MTQ mampu memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka buta aksara Al-Qur’an di Banggai Kepulauan.
Sebagai langkah konkret, ia mengusulkan agar setiap kecamatan memiliki tempat pembelajaran tahfiz atau memanfaatkan lembaga pendidikan yang telah tersedia, seperti madrasah dan pondok pesantren, sebagai wadah pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Banggai Kepulauan, H. Rusli Moidady, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ XXIII. Ia mengajak seluruh kafilah menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan musabaqah sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Bupati juga menyatakan keterbukaan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan Kementerian Agama dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an. Ia berharap program Bangkep Mengaji yang telah dicanangkan dapat direalisasikan sebagai gerakan bersama di tengah masyarakat.
Selain itu, di tengah kondisi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah Indonesia dan turut berdampak hingga Banggai Kepulauan, Bupati mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap bumi dan lingkungan agar tetap terjaga.
MTQ XXIII secara resmi dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan, didampingi para pejabat perangkat daerah, unsur instansi terkait, dan tamu undangan.
Sebanyak 328 peserta dari berbagai kafilah mengikuti delapan cabang lomba dalam ajang yang berlangsung pada 24–29 Oktober 2026 tersebut.
Melalui MTQ XXIII, diharapkan kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak berhenti pada lantunan ayat dan perlombaan, tetapi tumbuh menjadi gerakan nyata untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an, mempererat persaudaraan, serta membangun masyarakat Banggai Kepulauan yang religius dan harmonis.


