Gerakan Subuh Berjamaah, Kemenag dan Polresta Banggai Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Ket: Kakan Kemenag Banggai Bersama Kapolresta Banggai, Personel Polresta Banggai dan Jemaah Masjid Darud Da’wah Kilometer 5 Kecamatan Luwuk Selatan
Banggai (Kemenag Sulteng). Memperkuat ukhuwah, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi semangat Gerakan Subuh Berjamaah yang dilaksanakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, H. Suardi Kandjai, bersama Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto, di Masjid Darud Da’wah, Kilometer 5 Kecamatan Luwuk Selatan, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri personel Polresta Banggai dan jemaah Masjid Darud Da’wah. Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, gerakan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.
Kakan Kemenag Banggai, H. Suardi Kandjai, menyampaikan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah memiliki nilai strategis dalam membangun kebangkitan umat melalui penguatan spiritualitas, kedisiplinan, dan persatuan. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkokoh hubungan antarelemen masyarakat.

“Gerakan Subuh Berjamaah hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat ukhuwah dan menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Suardi.
Sementara itu, Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Subuh Keliling (SULING) Polresta Banggai, yang bertujuan memperkuat karakter religius personel sekaligus mendekatkan kepolisian dengan masyarakat. Semangat ini sejalan dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menegaskan pentingnya kebersamaan, keterbukaan, dan sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Melalui Subuh Keliling ini, kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kami juga membuka ruang komunikasi agar masyarakat dapat menyampaikan berbagai permasalahan yang ada di lingkungannya. Inilah wujud semangat Polisi Bersama Masyarakat, karena keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Hendri.
Ia menegaskan bahwa komunikasi secara langsung menjadi langkah penting untuk mengetahui berbagai persoalan dan potensi gangguan keamanan sejak dini. Melalui interaksi di lingkungan masjid, diharapkan tumbuh kepercayaan antara kepolisian dan masyarakat sehingga sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin kuat.
“Melalui interaksi di masjid, kami berharap jarak antara kepolisian dan masyarakat semakin dekat. Dengan komunikasi dan kepercayaan yang kuat, kita dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Melalui Gerakan Subuh Berjamaah ini, sinergi Kementerian Agama, kepolisian, dan masyarakat diharapkan semakin kuat, tidak hanya dalam membangun kehidupan religius, tetapi juga dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif di Kabupaten Banggai.

