Kakankemenag Morowali Apresiasi Dukungan Pemprov Sulteng untuk Pendidikan Madrasah dan Pesantren
Ket: Kakankemenag Morowali Marwiah (ujung kanan) dampingi Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Iman Al-Khairaat Wosu.
Morowali (Kemenag Sulteng) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Morowali Marwiah, mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap pengembangan pendidikan madrasah dan pesantren. Apresiasi tersebut disampaikan saat Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Iman Al-Khairaat Wosu, Kabupaten Morowali, Kamis (22/10/2026).
Kakankemenag Marwiah, yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Pendidikan Komda Al-Khairaat Kabupaten Morowali, hadir mewakili pimpinan pondok pesantren, civitas akademika pesantren, dan madrasah se-Kabupaten Morowali. Ia berharap dukungan pemerintah provinsi dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi santri, siswa madrasah, serta tenaga pendidik untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional 2026 kepada para santri sekaligus memaparkan sejumlah program dukungan pendidikan. Salah satunya beasiswa Berani Cerdas bagi siswa madrasah yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mahasiswa yang mengambil jurusan kedokteran juga akan memperoleh dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain beasiswa, pemerintah provinsi merencanakan pemberian Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi madrasah pada 2027, menyusul kesepakatan dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah.
Dukungan pendidikan juga mencakup kesempatan bagi tenaga pendidik untuk melanjutkan studi ke jenjang magister (S2) atau lebih tinggi, termasuk ke luar negeri bagi yang memenuhi persyaratan. Kesempatan beasiswa ini terbuka bagi tenaga pendidik honorer maupun ASN/PNS.
Menurut Marwiah, sinergi pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan merata.
"Kami berharap dukungan Pemprov dapat membantu santri dan siswa madrasah mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan kualitas tenaga pendidik," pungkas Marwiah.

