Lewati ke konten utama
Logo
22 Oktober 2026 13:45:0 74

Kobar Semangat "Santri Menguatkan Negeri", Upacara Peringatan Hari Santri 2026

Ket: Pengibaran bendera saat upacara hari santri di desa tatakalai


Tinangkung Utara, (Kemenag Sulteng) – Suasana penuh khidmat, kebersamaan, dan kebanggaan mewarnai Lapangan Desa Tatakalai, Kecamatan Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis (22/10/2026). Ratusan santri dan siswa madrasah dari seluruh penjuru Kabupaten Banggai Kepulauan berkumpul mengenakan pakaian koko dan gamis khas pesantren untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2026.

Bupati Banggai Kepulauan, H. Rusli Moidady, hadir secara langsung bertindak sebagai pembina upacara. Turut mendampingi dalam jajaran tamu undangan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Abdul Hamid M. Tiah, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Bangkep, Camat Tinangkung Utara, para kepala madrasah, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Pelaksanaan upacara diawali dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan ikrar santri dan naskah sejarah Resolusi Jihad. Momen tersebut membangkitkan kembali memori kolektif perjuangan para ulama dan santri dalam membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan H. Rusli Moidady membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Mengusung tema nasional "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", amanat Menteri Agama menegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang histori Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari.

"Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini para santri harus menguatkan negeri melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia. Tantangan zaman memang berubah, tetapi semangat pengabdian santri kepada NKRI tidak boleh pernah padam," tutur Bupati saat membacakan pesan Menteri Agama.

Lebih lanjut, dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa menyongsong usia 100 tahun Indonesia pada tahun 2045 (Indonesia Emas), bangsa ini sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, berintegritas, serta berakhlak karimah. Santri diimbau untuk tidak berkecil hati dan terus membuka diri terhadap kemajuan zaman tanpa meninggalkan tradisi dan nilai keislaman.

Amanat Menag yang dibacakan Bupati juga menyoroti langkah historis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang kini resmi membentuk Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama. Kehadiran struktur anyar ini menjadi wujud komitmen nyata pemerintah dalam mengoptimalkan tiga fungsi utama pesantren, yaitu fungsi pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat demi kesejahteraan bangsa.


 

Tags: PAKIS

Editor: -
Fotografer: Halid Bin Walid

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
UNIT KERJA
Sekretariat
Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Pendidikan Madrasah
Bimbingan Masyarakat Islam
Bimbingan Masyarakat Kristen
Bimbingan Masyarakat Katolik
Pembimbing Masyarakat Hindu
Pembimbing Masyarakat Buddha
Statistik Pengunjung
User Aktif (Realtime)
67
Kunjungan Hari Ini 203
Kunjungan Kemarin 4,446
Kunjungan Bulan Ini 34,568
Total Kunjungan 624,474
Total Tayangan Halaman 1,291,421
Updated 09:54:19 AM Auto 15s