Kakan Kemenag Touna Serahkan 39 Sertifikat PPG, Tegaskan Komitmen Peningkatan Kualitas Guru Agama Islam
Ket: Ka Kankemenag H. Muh Syahruddin Menghadiri Kegiatan Penyerahan Sertifikat Guru Agama Islam
Humas (Kemenag_Sulteng) Sebuah momen penuh haru dan kebanggaan mewarnai aula Kantor PLHUT Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una Una pada, Senin (01/12/25. Kepala Kantor Kementerian Agama Tojo Una Una, H. Muh Syahruddin, secara resmi menyerahkan sertifikat pendidik kepada 39 guru Pendidikan Agama Islam yang berhasil menuntaskan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 1.
Dalam acara penyerahan yang turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Saharudin Supu Loro, Kepala Bidang Dasar dan Menengah Dikpora Kab. Tojo Una Una, Pengawas PAI dan Pengawas daerah. kompetensi profesional para guru tersebut diakui secara resmi.
Ke-39 guru yang lulus PPG ini terdiri atas berbagai status dan jenjang 23 guru PNS dan 16 guru PPPK. Mereka berasal dari jenjang SD dan SMP .

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam menyatakan rasa syukur dan kebahagiaan atas pencapaian tersebut. Beliau memberikan ucapan selamat dan mengapresiasi komitmen serta ketekunan para guru yang berhasil lulus.
Penyerahan sertifikat ini menegaskan misi mulia Kemenag dalam membentuk pendidik yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, dan dedikasi tinggi dalam membimbing generasi muda.
Kehadiran dan peran aktif Kemenag melalui fasilitasi PPG ini secara nyata berdampak besar pada peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) pendidikan agama di Kabupaten Tojo Una Una. Dengan adanya sertifikasi ini, Kemenag menjamin bahwa guru-guru agama memiliki kemampuan dan kualitas yang memadai dalam menjalankan tugas pelayanan kehidupan umat beragama. Jelas Saharudin.

Kakan Kemenag H. Muh Syahruddin dalam sambutannya mengajak Sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-una, saya mengajak seluruh GPAI untuk terus memperkuat peran sebagai pendidik yang bukan hanya mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga menjadi teladan akhlak dan pembentuk karakter. Pada kesempatan ini, saya juga ingin menekankan pentingnya peran Guru Pendidikan Agama Islam termasuk dalam mendukung program-program prioritas Kementerian Agama, khususnya Pelaksanaan Kurikulum CINTA — yaitu kurikulum yang mengintegrasikan kurikulum yang ada saat ini untuk menanamkan nilai Cerdas, Inklusif, Nurturing (mengasuh), Toleran, dan Amanah. Hal ini sejalan dengan semangat moderasi beragama, penguatan karakter, serta pengembangan cara pandang yang damai, ramah, dan penuh kasih dalam kehidupan berbangsa. Ujar Ka Kankemenag
Di akhir sambutannya Ka Kankemenag berpesan “Ilmu tanpa amal ibarat pohon yang tak berbuah.” Sertifikat pendidik yang Saudara pegang hari ini hendaknya menjadi pengingat bahwa kualitas mengajar harus sejalan dengan kualitas mengabdi. Teruslah memperbarui kompetensi, memperluas wawasan, dan menjaga etika profesi. Jadikan ruang kelas sebagai tempat yang menumbuhkan cinta ilmu, kedamaian, toleransi, Kebajikan dan keteladanan. Jadikan kehadiran Bapak/Ibu sebagai guru yang dirindukan peserta didik, bukan ditakuti; guru yang menguatkan, bukan membebani; guru yang menginspirasi, bukan sekadar mengajar. Pesan Ka Kankemenag.

Dalam Kesempatan yang sama Kabid Pendidiikan Dasar dan Menengah Abd. Fatah, S.Pdi menekankan bahwa sertifikasi ini merupakan titik awal bagi peningkatan profesionalisme yang berkelanjutan. Beliau mendorong para guru untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta melakukan inovasi dalam metode pembelajaran. Kolaborasi melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) juga ditekankan sebagai sarana penguatan antar guru.
Melalui sinergi antara Kemenag, para pengawas, dan para guru, pendidikan agama di Kabupaten Tojo Una Una diharapkan akan semakin berkualitas dan memberikan dampak positif yang luas bagi pembangunan karakter bangsa. Abdul Fatah dalam mengakhiri sambutannya.



