
Kepala Kemenag Buol Jalani Vaksin Sinovac Tahap Kedua

Ket: Nurkhairi Jalani Vaksin Sinovac Tahap 2
Buol (Kemenag Sulteng) – Kepala Kantor Kementarian Agama Kabupaten Buol, Nurkhairi, menerima vaksinasi Covid-19 Sinovac tahap kedua, Rabu (24/2) di RS Mokoyurli Buol.
Pemberian dosis vaksinasi tahap kedua ini diberikan berselang dua minggu dari dosis pertama pada hari Rabu 3 Februari 2021.
Vaksinasi dilakukan oleh tim medis RSUD Mokoyurli Buol, yang dipimpin oleh dokter Arianto Panambang, Direktur RSUD Mokoyurli Buol sekaligus Juru bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid- 19 Kabupaten Buol.
Sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, Nurkhairi melalui tahap pemieriksaan kesehatan, yakni, pengukuran suhu tubuh, tekanan darah, dan pengecekan tiga belas kriteria penyakit yang tidak bisa divaksin. Setelah memenuhi semua syarat, Nurkhairi pun menerima suntikan Vaksin Covid-19 pada lengan kiri dan diakhiri dengan observasi.
“Kegiatan Vaksinasi ini dilaksanakan sebagai bentuk usaha “Ikhtiar Bumi” yang dilakukan oleh Kita manusia, dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan untuk menunjukan bahwa vaksinasi aman dan halal digunakan," jelas Nurkhairi disela-sela proses pelaksanaan vaksinasi.
Setelah divaksin, Kepala Kankemenag Buol ini, menerima kartu vaksin COVID-19 yang telah disahkan Pihak RSUD Mokoyurli Buol.
Ikhtiar yang dilakukan menyediakan dan mendistribusikan bahkan sampai tahap vaksinasi adalah wujud perhatian yang baik dari pemerintah. Kemenag akan terus mendukung program pemerintah ini.
“Kementerian Kesehatan telah mendatangkan 25 juta dosis vaksin, dan saya salah satunya yang sudah merasakan vaksinasi tersebut." Pungkasnya.
(Moh. Iqbal Lahama)
Buol (Kemenag Sulteng) – Kepala Kantor Kementarian Agama Kabupaten Buol, Nurkhairi, menerima vaksinasi Covid-19 Sinovac tahap kedua, Rabu (24/2) di RS Mokoyurli Buol.
Pemberian dosis vaksinasi tahap kedua ini diberikan berselang dua minggu dari dosis pertama pada hari Rabu 3 Februari 2021.
Vaksinasi dilakukan oleh tim medis RSUD Mokoyurli Buol, yang dipimpin oleh dokter Arianto Panambang, Direktur RSUD Mokoyurli Buol sekaligus Juru bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid- 19 Kabupaten Buol.
Sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, Nurkhairi melalui tahap pemieriksaan kesehatan, yakni, pengukuran suhu tubuh, tekanan darah, dan pengecekan tiga belas kriteria penyakit yang tidak bisa divaksin. Setelah memenuhi semua syarat, Nurkhairi pun menerima suntikan Vaksin Covid-19 pada lengan kiri dan diakhiri dengan observasi.
“Kegiatan Vaksinasi ini dilaksanakan sebagai bentuk usaha “Ikhtiar Bumi” yang dilakukan oleh Kita manusia, dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan untuk menunjukan bahwa vaksinasi aman dan halal digunakan," jelas Nurkhairi disela-sela proses pelaksanaan vaksinasi.
Setelah divaksin, Kepala Kankemenag Buol ini, menerima kartu vaksin COVID-19 yang telah disahkan Pihak RSUD Mokoyurli Buol.
Ikhtiar yang dilakukan menyediakan dan mendistribusikan bahkan sampai tahap vaksinasi adalah wujud perhatian yang baik dari pemerintah. Kemenag akan terus mendukung program pemerintah ini.
“Kementerian Kesehatan telah mendatangkan 25 juta dosis vaksin, dan saya salah satunya yang sudah merasakan vaksinasi tersebut." Pungkasnya.
(Moh. Iqbal Lahama)
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029