58 ASN Kemenag Parigi Moutong Terima Satyalancana Karya Satya
Ket: ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya.
Parigi Moutong (Kemenag Sulteng) - Sebanyak 58 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian mereka kepada negara. Penghargaan tersebut diserahkan di halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Parigi, Sabtu (3/1/2026).
Di antara para penerima penghargaan, perhatian tertuju pada dua ASN bersaudara yang telah mengabdikan diri selama 30 tahun di Kementerian Agama. Keduanya adalah Munawarah, yang saat ini bertugas sebagai salah satu pengawas madrasah, serta adiknya, Hastuti, yang menjabat sebagai pengelola layanan operasional pada Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Parigi Moutong.
Usai menerima Satyalancana Karya Satya, Munawarah dan Hastuti tampak terharu. Senyum yang mengembang di wajah keduanya disertai air mata bahagia. Keduanya menyampaikan rasa terima kasih kepada negara atas penghargaan yang mereka terima, karena tidak semua orang memperoleh kesempatan yang sama.
Di sisi lain, turut menerima Satyalancana Karya Satya 20 tahun masa kerja Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Parigi Moutong, Deddy Sidiki. Selain itu, sejumlah ASN yang merupakan pegawai awal saat Kantor Kementerian Agama berada di Kabupaten Parigi Moutong juga menerima penghargaan, yakni Farhan, Reswita Indriyani, Ismail Masunang, Ruhmin, Marjan, Muhammad Sodiq, dan Abdul Rahim.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, As’at Latopada, mengatakan bahwa pemberian Satyalancana Karya Satya oleh Presiden Republik Indonesia merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian ASN. Ia menjelaskan, Kementerian Agama mengajukan ASN yang dinilai telah bekerja tanpa cacat sebagai abdi negara selama 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun.
Menurut As’at Latopada, penghargaan tersebut diharapkan menjadi sumber semangat dan motivasi bagi ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa tidak hanya ASN yang menerima penghargaan saat ini, tetapi juga mereka yang berpeluang menerima di masa mendatang, perlu mempersiapkan diri dengan meningkatkan keaktifan, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam bekerja.
Ia mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk menjadikan tema Hari Amal Bakti ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, sebagai pijakan dalam menyatukan tekad, memperkuat fondasi pengabdian, serta memberikan kontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan yang damai dan sejahtera. Dengan penguasaan teknologi yang beretika, ASN Kemenag diyakini mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya tersebut disematkan oleh Asisten Pemerintahan dan Umum Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Abdul Aziz Tombolotutu, bersama Kepala Kantor Kemenag Parigi Moutong, As’at Latopada, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Asmadi, perwakilan Kepolisian Resor Parigi, Camat Mepanga, para pejabat Kemenag Parigi Moutong, unsur Forkopimca, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ketua APRI Sulawesi Tengah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenag Parigi Moutong, pimpinan BRI, serta pimpinan BSI.
Di antara deretan penerima Satyalancana Karya Satya 20 tahun dan 10 tahun masa kerja, tampak Kepala MAN 1 Parigi, Kepala KUA Kecamatan Palasa, Kepala MTsN 1 Parigi, Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Hindu, Kepala KUA Kecamatan Tinombo Selatan, serta sejumlah ASN Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong lainnya.