Logo
8 September 2026 20:33:34 153

MTsN 4 Kota Palu Berpartisipasi dalam Ajang Tari Kreasi Nusantara RRI Fest 2026

Ket: keikutsertaannya MTsN 4 Kota Palu dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara RRI Fest 2026


Palu, (Humas MTsN 4 Kota Palu) — Murid MTsN 4 Kota Palu kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan bakat seni murid melalui keikutsertaannya dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara RRI Fest 2026 yang diselenggarakan pada Senin, 7 September 2026. Ajang tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai SMP/MTs se- Sulawesi Tengah, sehingga menjadi salah satu ruang kompetitif bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan seni sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara melalui seni tari.

Keikutsertaan MTsN 4 Kota Palu dalam kegiatan ini tidak semata-mata diarahkan pada pencapaian prestasi kompetitif, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pendidikan madrasah dalam memberikan ruang aktualisasi bagi peserta didik. Seni tari memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter karena di dalam prosesnya peserta didik belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kreativitas, konsentrasi, kepercayaan diri, serta penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Dalam ajang Tari Kreasi Nusantara RRI Fest 2026, MTsN 4 Kota Palu menurunkan lima peserta yang merupakan perwakilan dari beberapa jenjang kelas. Kelima murid tersebut adalah Safila dari kelas IX B, Nadia Rahma dari kelas IX D, Nutpaila dari kelas VIII B, Dinda Kirana dari kelas VIII B, dan Nurnaya dari kelas VIII D. Kelima peserta tampil sebagai satu kesatuan tim yang membawa nama baik MTsN 4 Kota Palu dalam kompetisi seni se-Sulawesi Tengah di Kota Palu.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Muhammad Fadly, S.Ag., M.Ag. bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan dari pihak madrasah. Dukungan kepemimpinan tersebut menjadi faktor penting dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi nonakademik melalui kegiatan seni dan budaya. Sementara itu, proses pengembangan konsep dan penyusunan gerak tari mendapatkan pendampingan dari Ibu Dina Mariana selaku penata tari.

Pembinaan peserta dilakukan oleh Faradiba, S.Pd. dan Rifda Salma, S.Pd. Keduanya berperan dalam mendampingi peserta didik selama proses persiapan, baik dalam aspek latihan, kedisiplinan, kekompakan kelompok, penghayatan gerak, maupun kesiapan mental sebelum tampil dalam kompetisi. Pendampingan yang dilakukan secara terarah diharapkan mampu membantu peserta mengoptimalkan kemampuan mereka serta membangun kesiapan untuk tampil secara percaya diri di hadapan dewan juri dan peserta dari sekolah/madrasah lainnya.

Secara pedagogis, keterlibatan peserta didik dalam kompetisi seni memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di ruang kelas. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai tari sebagai produk budaya, tetapi juga mengalami secara langsung proses penciptaan, latihan, evaluasi, perbaikan, dan pementasan. Siklus tersebut mendorong berkembangnya kemampuan berpikir kreatif sekaligus keterampilan sosial.

Proses latihan tari, misalnya, menuntut setiap anggota kelompok untuk memahami posisi, pola lantai, tempo, ekspresi, dan keselarasan gerakan. Kesalahan salah satu anggota dapat memengaruhi keseluruhan penampilan kelompok. Kondisi tersebut secara tidak langsung mengajarkan prinsip kolaborasi dan tanggung jawab kolektif, karena keberhasilan penampilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh anggota untuk bekerja sebagai sebuah tim.

Selain itu, seni tari menjadi media yang strategis untuk memperkuat apresiasi terhadap kebudayaan nasional. Konsep Tari Kreasi Nusantara memberikan peluang bagi peserta didik untuk mengenal dan menginterpretasikan kekayaan seni budaya Indonesia melalui pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan karakter generasi muda. Dengan demikian, kegiatan tersebut memiliki relevansi dengan upaya pendidikan dalam membangun peserta didik yang memiliki identitas budaya, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta rasa bangga terhadap keberagaman bangsa.

Keikutsertaan MTsN 4 Kota Palu juga memperlihatkan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pengembangan kemampuan akademik. Potensi peserta didik bersifat multidimensional dan mencakup berbagai bidang, termasuk seni, olahraga, kepemimpinan, keterampilan sosial, kreativitas, dan budaya. Oleh sebab itu, penyelenggaraan maupun partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan, mengembangkan, dan menunjukkan potensi terbaiknya.

Ajang RRI Fest 2026 juga menjadi momentum bagi murid MTsN 4 Kota Palu untuk membangun pengalaman kompetitif secara sehat. Berhadapan dengan peserta dari berbagai SMP/MTs se-Sulawesi Tengah dan diselenggarakan di Kota Palu memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengukur kemampuan, belajar dari penampilan peserta lain, serta memahami bahwa sebuah prestasi membutuhkan proses panjang berupa latihan, ketekunan, evaluasi, dan kerja sama.

Bagi madrasah, partisipasi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan profil lulusan yang kreatif, kolaboratif, mandiri, komunikatif, dan memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa. Pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti lomba diharapkan tidak berhenti pada momentum kompetisi, tetapi dapat menjadi bekal pembentukan karakter dan keterampilan yang berguna dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Kepala MTsN 4 Kota Palu melalui dukungan terhadap kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas semangat para peserta, penata tari, dan pembina yang telah mempersiapkan penampilan secara optimal. Keikutsertaan ini diharapkan menjadi pengalaman positif sekaligus motivasi bagi peserta didik lainnya agar berani mengembangkan potensi sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Dengan demikian, keikutsertaan MTsN 4 Kota Palu dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara RRI Fest 2026 bukan sekadar aktivitas perlombaan, melainkan bagian dari proses pendidikan yang mengintegrasikan seni, budaya, kreativitas, karakter, dan keterampilan sosial. Melalui kegiatan seperti ini, madrasah terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk tumbuh secara utuh, berprestasi, serta memiliki kecintaan terhadap seni dan kebudayaan Indonesia.

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
UNIT KERJA
Sekretariat
Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Pendidikan Madrasah
Bimbingan Masyarakat Islam
Bimbingan Masyarakat Kristen
Bimbingan Masyarakat Katolik
Pembimbing Masyarakat Hindu
Pembimbing Masyarakat Buddha
Statistik Pengunjung
User Aktif (Realtime)
0
Total Hari Ini 1,772
Total Kemarin 1,296
Total Bulan Ini 18,017
Total Keseluruhan 427,212
Updated 11:32:28 PM Auto 30s