Suara Lantang dan Denting Marching Warnai Gladi Upacara Hari Kesaktian Pancasila di MAN Buol
Ket: Dokumentasi Gladi persiapan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman MAN Buol.
MAN Buol (Kemenag Sulteng) - Persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buol terus dimatangkan. Sejumlah guru dan murid yang dipercaya sebagai petugas upacara mengikuti gladi di halaman madrasah, Rabu sore (30/9/2026).
Gladi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian upacara yang akan dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026 dapat berlangsung tertib, khidmat, dan sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan.
Bertindak sebagai pembawa acara atau Master of Ceremony (MC), Hj. Agusnawati, membuka pelaksanaan gladi dengan ucapan basmalah. Suasana halaman madrasah kemudian berubah menjadi lebih khidmat ketika seluruh petugas mulai mengambil posisi masing-masing.
Pemimpin upacara, Wakamad Kurikulum Moh. Zadzali Budianto, segera menyiapkan pasukan setelah memasuki lapangan upacara. Dengan suara lantang dan tegas, ia memberikan aba-aba persiapan kepada seluruh peserta.
Komando tersebut semakin terasa semarak dengan iringan musik marching yang dimainkan oleh tim Marching Band MAN Buol. Kekompakan antara aba-aba pemimpin upacara dan alunan musik menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan gladi.
Tidak hanya unsur pasukan dan marching, kesiapan petugas pembaca teks juga terlihat dalam gladi tersebut. Siti Khermawati yang dipercaya membacakan naskah Pembukaan UUD 1945 dan Farhana sebagai pembaca ikrar tampak fasih, lantang, dan penuh semangat saat menyampaikan teks yang menjadi bagian penting dalam prosesi upacara.
Kesiapan juga ditunjukkan oleh Wakamad Kesiswaan Ramli. Dengan langkah tegap, ia maju membawa naskah Pancasila untuk diserahkan kepada Inspektur Upacara yang nantinya akan membacakan Pancasila dalam rangkaian upacara.
Seluruh rangkaian gladi berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Setiap petugas tampak berupaya menyesuaikan gerakan, suara, tempo, dan posisi masing-masing agar pelaksanaan upacara nantinya dapat berjalan secara tertib dan seragam.
Pembina Marching MAN Buol, Rusdayanti, mengatakan bahwa murid-murid yang tergabung dalam tim marching sudah cukup terbiasa tampil dalam berbagai kegiatan resmi.
“Murid-murid sudah terbiasa tampil pada upacara kenegaraan di Kantor Bupati maupun berbagai event lainnya. Karena itu, mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyeragamkan bunyi musik dari masing-masing alat yang mereka pegang,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman tampil dalam berbagai kegiatan menjadi modal penting bagi para murid untuk membangun kekompakan dan kepercayaan diri. Kekompakan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MAN Buol.
Dengan selesainya gladi, seluruh petugas diharapkan semakin siap menjalankan tugas masing-masing pada pelaksanaan upacara. Persiapan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pembentukan kedisiplinan, tetapi juga menjadi sarana bagi guru dan murid untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di MAN Buol dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026, dengan melibatkan seluruh warga madrasah. (SH-MANBuol)