MAN 2 Kota Palu Kirim Tiga Siswa Ikuti Olimpiade Rupiah Bank Indonesia
Ket: 3 murid MAN 2 Kota Palu pada Olimpiade Rupiah Bank Indonesia
Palu, 22/9/2026— MAN 2 Kota Palu kembali memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan wawasan dan kemampuan melalui keikutsertaan dalam Olimpiade Rupiah Bank Indonesia untuk wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala pada Senin, 21/9/2026. Kompetisi tersebut diikuti secara daring dengan pengawasan melalui Zoom Meeting, sementara pelaksanaan dari MAN 2 Kota Palu dipusatkan di ruang Multimedia.
Dalam ajang tersebut, MAN 2 Kota Palu mengirimkan tiga peserta didik sebagai delegasi, yakni Nabila Ramadhani, Althafunnisa, dan Kirana Felisya Koida. Ketiganya mengikuti kompetisi dengan membawa nama madrasah sekaligus menguji pengetahuan dan pemahaman mereka dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.
Pelaksanaan kompetisi di ruang Multimedia turut didampingi secara langsung oleh guru pembimbing, Zulkefi Meilawaty Abdul Latif, S.E., M.Ak. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan peserta selama mengikuti kompetisi, baik dari sisi teknis maupun kesiapan menghadapi setiap tahapan perlombaan.

Dukungan juga diberikan oleh Tim Pemutuan MAN 2 Kota Palu yang hadir memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta. Kehadiran guru pembimbing dan Tim Pemutuan menjadi bagian dari dukungan madrasah agar para siswa dapat mengikuti kompetisi dengan penuh percaya diri, disiplin, dan memberikan kemampuan terbaik.
Keikutsertaan tiga peserta didik dalam Olimpiade Rupiah Bank Indonesia menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 2 Kota Palu dalam mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi sekaligus memperluas pengalaman belajar di luar ruang kelas. Kompetisi semacam ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengasah pengetahuan, ketelitian, kemampuan berpikir, serta keberanian berkompetisi dengan peserta dari wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.
Melalui keikutsertaan tersebut, MAN 2 Kota Palu berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kompetitif, tetapi juga mampu mengambil nilai pembelajaran dari setiap proses yang dijalani. Dukungan berkelanjutan dari guru pembimbing dan Tim Penjaminan Mutu menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang mendorong peserta didik untuk terus berkembang dan berani menunjukkan potensi terbaiknya.