Milad ke-51 dan Reuni Akbar, MAN 2 Kota Palu Gelar Talk Show Nasional tentang Sekolah Tanpa Bullying
Ket: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu di dampingi kepala Madrasah dan Nara Sumber Foto Bersama Peserta
Palu, 30 September 2026 — Rangkaian Milad ke-51 dan Reuni Akbar MAN 2 Kota Palu diisi dengan Talk Show Nasional bertema “Peaceful Without Bullying: Berani Peduli, Wujudkan Sekolah Nyaman dan Berprestasi”. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palu yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan yang berlangsung sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-51 tersebut diikuti oleh murid perwakilan SMA dan madrasah se-Kota Palu. Kehadiran perwakilan peserta didik dari berbagai satuan pendidikan menjadikan forum ini sebagai ruang bersama untuk membahas pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Talk show menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintahan, perlindungan perempuan dan anak, akademisi, hingga legislatif. Mereka adalah Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, H. Syamsu Nursi, S.Pd.I., M.M.; Kepala DP3A Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, S.KM., M.Kes.; Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako dan Universitas Gunadarma Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Khairil, M.Si.; serta Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. M. Arus Abdul Karim.
Dalam sambutan pembukaan, Hardi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan MAN 2 Kota Palu yang telah berkembang menjadi salah satu madrasah yang diminati masyarakat. Menurutnya, minat tersebut tidak hanya datang dari masyarakat Kota Palu, tetapi juga dari luar daerah.

Hardi juga menyampaikan bahwa perkembangan MAN 2 Kota Palu tercermin dari berbagai prestasi yang telah diraih peserta didiknya, termasuk capaian hingga tingkat internasional. Menurutnya, berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik di berbagai bidang.
Tema “Peaceful Without Bullying” kemudian menjadi fokus pembahasan dalam forum. Pesan “Berani Peduli” ditekankan sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap persoalan perundungan di lingkungan pendidikan.
Kehadiran narasumber dari empat bidang berbeda memberikan perspektif yang beragam kepada para peserta. Aspek pendidikan madrasah, perlindungan perempuan dan anak, komunikasi, serta kebijakan publik menjadi bagian dari pembahasan untuk melihat persoalan perundungan secara lebih komprehensif.
Bagi peserta didik yang hadir, forum tersebut menjadi ruang untuk memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai di lingkungan sekolah maupun madrasah. Upaya menciptakan suasana belajar yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh warga pendidikan.

Talk show nasional ini sekaligus menjadi bagian dari momentum Milad ke-51 dan Reuni Akbar MAN 2 Kota Palu. Selain memperingati perjalanan madrasah, kegiatan tersebut mempertemukan keluarga besar MAN 2 Kota Palu dengan peserta didik dari berbagai satuan pendidikan di Kota Palu dalam satu forum yang mengangkat isu pendidikan yang relevan.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 2 Kota Palu berupaya menjadikan momentum milad tidak sekadar sebagai perayaan perjalanan lembaga, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan dialog untuk mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang nyaman serta mendukung peserta didik untuk berkembang dan berprestasi.
MAN 2 Kota Palu — Madrasah Maju, Bermutu dan Mendunia.