Menembus Tantangan Alam, Meneguhkan Akhlak: Kemah Karakter MTsN 1 Kota Palu Resmi Dibuka
Ket: Kemah Karakter Kepramukaan MTsN 1 Kota Palu
HUMAS MTsN 1 Kota Palu — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu menyelenggarakan Kemah Karakter Kepramukaan pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di Lokasi Perkemahan Oloboju, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter, menanamkan nilai kedisiplinan, membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, berprestasi dan bertanggung jawab.
Kegiatan secara resmi dibuka pada pukul 16.00 WITA oleh Kepala MTsN 1 Kota Palu, Hj. Basria, S.Ag., M.Pd.I., selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), didampingi Kepala Urusan Tata Usaha, Muh. Tulus Winarno, S.H., M.H., serta dihadiri seluruh dewan guru dan staf MTsN 1 Kota Palu.
Kemah karakter tahun ini mengusung tema “ Mewujudkan Anggota Penggalang yang Berakhlak, Berprestasi, Berkarakter dan Berbudaya.” Tema tersebut menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan merupakan aktivitas luar kelas yang merupakan sarana pendidikan untuk menumbuhkan kepribadian, membangun kecakapan hidup serta memperkuat nilai-nilai luhur dalam diri setiap murid.
Kegiatan ini diikuti oleh 170 murid yang merupakan anggota Pramuka Penggalang MTsN 1 Kota Palu yang terdiri atas 145 anggota Penggalang Ramu serta 25 anggota Penggalang Rakit dan Terap.
Dalam amanatnya sebagai Kamabigus, Hj. Basria menekankan pentingnya menjadikan kegiatan perkemahan sebagai kesempatan untuk belajar membangun disiplin, kemandirian, tanggung jawab serta kepedulian terhadap sesama. Para peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga kesehatan dan keselamatan, menaati tata tertib serta menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Darma Pramuka.
Kamabigus juga mengingatkan para murid bahwa keberhasilan dalam kepramukaan tidak hanya diukur dari keterampilan mendirikan tenda, mengikuti perlombaan, atau menyelesaikan tantangan, tetapi terutama dari perubahan sikap dan perilaku menjadi lebih baik. Pramuka harus mampu menunjukkan akhlak terpuji, menghormati guru dan sesama, bekerja sama, menghargai perbedaan serta menjaga lingkungan di mana pun berada.
Kehadiran kepala madrasah bersama Kepala Urusan Tata Usaha, dewan guru dan staf dalam pembukaan kegiatan menunjukkan dukungan seluruh unsur madrasah terhadap pembinaan kepramukaan. Sinergi antara kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang mengembangkan kecerdasan intelektual sekaligus membentuk kepribadian murid.
Dengan semangat kebersamaan dan pengamalan Dasa Darma Pramuka, kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.