Penyuluh Agama Islam KUA Batui dan Batui Selatan Perkuat Pembinaan Mualaf Lewat Aksi Sosial
Ket: Penyaluran paket sembako dari KUA Batui dan KUA Batui Selatan yang diinisiasi oleh Penyuluh Agama Islam sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap para mualaf
Banggai (Kemenag Sulteng). Memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap saudara seiman, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Batui Bersama Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam Batui Selatan berkolaborasi melaksanakan silaturahmi, bimbingan penyuluhan keagamaan, serta penyaluran bantuan sosial kepada para mualaf di Kampung Muallaf Tombiobong Desa Meloe Jaya Kecamatan Batui Selatan. Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan pendampingan berkelanjutan bagi para mualaf, tidak hanya dalam memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga dalam membangun kedekatan emosional agar mereka merasa diterima, diperhatikan dan menjadi bagian dari keluarga besar umat Islam.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh bersama-sama melaksanakan salat Jumat berjamaah Masjid Ustman Al-Uraini Tombiobong, memberikan bimbingan penyuluhan agama, serta menyalurkan paket sembako kepada para mualaf. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara penyuluh agama dan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat dengan kebutuhan umat.
Kepedulian juga diwujudkan melalui pemberian santunan berupa pakaian bayi, sabun, dan perlengkapan kebutuhan bayi lainnya kepada ananda Khanza, bayi berusia dua bulan, putri pasangan Bapak Sianyo dan Ibu Leha. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk keprihatinan penyuluh terhadap kondisi bayi yang saat itu hanya dibungkus menggunakan sarung.
Selain bantuan sosial, pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para penyuluh mengajak para mualaf untuk terus meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT serta menjadikan setiap ujian kehidupan sebagai momentum untuk bermuhasabah atau melakukan introspeksi diri.
Dalam penyuluhan tersebut, disampaikan pula pentingnya menyikapi musibah dengan kesabaran, memperkuat keimanan, dan meningkatkan tanggung jawab manusia dalam menjaga lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kerusakan.
“Setiap ujian hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk memperbaiki diri, meningkatkan iman dan takwa, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami ingin saudara-saudara mualaf merasa tidak sendiri, tetapi memiliki keluarga dan saudara yang siap mendampingi,” ungkap Supriadi Penyuluh Agama Islam KUA Batui
Para penyuluh berharap, melalui kegiatan silaturahmi dan pembinaan yang dilakukan secara langsung, para mualaf semakin mantap dalam menjalankan ajaran Islam serta memiliki ruang untuk bertanya, belajar, dan memperdalam pemahaman agama tanpa merasa canggung atau berjarak dengan masyarakat lainnya.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan serupa direncanakan berlangsung secara berkala, setiap tiga hingga lima bulan sekali. Program ini diharapkan menjadi sarana untuk menjaga kesinambungan pembinaan, memperkuat hubungan persaudaraan, serta memastikan para mualaf tetap memperoleh perhatian dan pendampingan dari penyuluh agama.
Kolaborasi KUA Batui dan KUA Batui Selatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat. Melalui pembinaan spiritual yang disertai kepedulian sosial, penyuluh agama diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan mewujudkan semangat Kemenag Berdampak.



