Perkuat Kepedulian Sosial, Kemenag Bangkep Dukung Penyaluran 333 Paket Sembako BAZNAS Bangkep
Ket: Penyaluran 333 Paket Sembako
Banggai Kepulauan (Kemenag Sulteng) — Kepedulian dan semangat berbagi kembali diwujudkan melalui penyaluran 333 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banggai Kepulauan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Bangkep, Kamis (5/11/2026).
Sebanyak 333 penerima manfaat berasal dari tujuh kecamatan, yakni Tinangkung, Tinangkung Selatan, Tinangkung Utara, Totikum, Bulagi, Bulagi Selatan, dan Liang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Abdul Hamid M. Tiah, yang turut hadir dan memberikan sambutan, menyampaikan bahwa sedekah bukan sekadar benda yang diserahkan, melainkan wujud kepedulian dan harapan akan keberkahan bagi kedua belah pihak.
"Orang yang memberi dan yang menerima senantiasa mendapatkan keberkahan," ungkapnya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus membudayakan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, melalui program ASN Berdampak, gerakan berbagi dapat dimulai dari hal kecil. Meski sedikit, jika dilakukan bersama dan berkelanjutan, akan menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Senada dengan itu, Bupati Banggai Kepulauan, H. Rusli Moidady, dalam sambutannya mengajak masyarakat menyisihkan sebagian rezeki untuk zakat, infak, dan sedekah. Ia menegaskan bahwa apa yang diinfakkan tidak akan sia-sia, bahkan menjadi jalan keberkahan dan kebaikan yang kembali kepada pemberinya.
Ia juga mendorong agar kolaborasi Pemerintah Daerah dan BAZNAS terus diperkuat sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung secara tepat sasaran, merata, dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun kepedulian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Bangkep, H. Djufri A.T. Unus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunaikan zakat dan infak, baik dari kalangan ASN, BUMN, swasta, maupun masyarakat umum.
Ia menjelaskan, amanah yang dititipkan kepada BAZNAS tersebut kini disalurkan dalam bentuk 333 paket sembako kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga gerakan sosial yang menghadirkan manfaat nyata. Sebab, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan bersama, akan selalu memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan.


