Saka Bhoga Sevanam Tahap VI 2026, Penyelenggara Hindu Kemenag Donggala Teguhkan Kepedulian Sosial
Ket: Penyerahan bantuan bahan makanan oleh penyelenggara hindu
Donggala (Kemenag Sulteng) - Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Donggala melaksanakan kegiatan Saka Bhoga Sevanam Tahap VI Tahun 2026 di Utama Widya Laya Wira Dharma Palu, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus implementasi nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sosial.
Kegiatan dihadiri jajaran Penyelenggara Hindu pada bagian kelembagaan yang juga merupakan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Donggala, I Putu Arya Swastika. Rombongan diterima langsung oleh para siswa yang tergabung dalam OSIS, didampingi Kepala Sekolah Utama Widya Laya Wira Dharma, I Made Sukarta, Wakil Kepala Sekolah, Ketua PHDI Kota Palu I Made Lungayasa, serta Ketua Pasraman.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah I Made Sukarta menyampaikan bahwa pelaksanaan Saka Bhoga Sevanam merupakan salah satu bentuk implementasi ajaran agama melalui penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana, khususnya dalam membangun keharmonisan hubungan antarsesama manusia.
Ia menjelaskan, semangat tersebut sejalan dengan konsep Manawasewa Madhawasewa, yang bermakna bahwa melayani sesama manusia pada hakikatnya merupakan bentuk pelayanan kepada Tuhan.
Sementara itu, Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kabupaten Donggala, I Ketut Waliasa, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu dalam meningkatkan kepedulian sosial.
“Saka Bhoga Sevanam menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Dharma melalui kegiatan berbagi bahan makanan. Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian, dan kasih sayang terhadap sesama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, I Ketut Waliasa juga berpesan kepada para siswa Pasraman agar terus giat belajar dan bangga menjadi bagian dari Utama Widya Laya Wira Dharma.
Menurutnya, sekolah tersebut memiliki ciri khas yang membedakannya dari sekolah lain yang setara dengan jenjang SMA, salah satunya melalui pendalaman nilai-nilai Weda serta penguatan kearifan lokal.
Ia berharap, para siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter, berpegang teguh pada nilai-nilai Dharma, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan Saka Bhoga Sevanam Tahap VI Tahun 2026 diharapkan dapat terus menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial, sekaligus menjadi wujud nyata pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

.jpeg)