Kakanwil Tinjau Progres Pembangunan Madrasah dan KUA
Ket: kakanwil saat meninjau gedung SBSN di MAN IC Kota Palu
Palu (Kemenag Sulteng) - Sejumlah proyek pembangunan sarana dan prasarana madrasah serta Kantor Urusan Agama (KUA) di Sulawesi Tengah memasuki tahap penyelesaian pada Tahun Anggaran 2026. Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan memenuhi standar mutu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, meninjau langsung pembangunan melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sejumlah lokasi, Kamis (15/10/2026).
Peninjauan dilakukan di MAN Insan Cendekia (IC) Kota Palu, KUA Marawola Kabupaten Sigi, serta sejumlah lokasi pembangunan di Kabupaten Donggala. Junaidin didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah dan Ketua Tim Sarana dan Prasarana.
Junaidin menegaskan bahwa penyelesaian pekerjaan harus tetap mengutamakan mutu, ketepatan waktu, serta keamanan dan keselamatan bangunan.
“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan, dengan tetap memperhatikan mutu bangunan,” ujarnya.
Ia juga meminta agar tahap penyelesaian akhir dilakukan secara cermat, terutama terkait kualitas konstruksi dan kelayakan bangunan. Hal ini penting mengingat Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Sigi, memiliki potensi bencana gempa bumi.
Pada Tahun Anggaran 2026, sebanyak 39 madrasah di Sulawesi Tengah menerima bantuan pembangunan sarana dan prasarana, terdiri atas 34 madrasah melalui PHTC dan lima madrasah negeri melalui SBSN. Penerima PHTC meliputi 28 madrasah swasta dan enam madrasah negeri.
Berdasarkan data progres fisik per Oktober 2026, pembangunan SBSN di MTsN 3 Poso telah mencapai 100 persen. Sementara itu, pembangunan MAN IC Kota Palu mencapai sekitar 90 persen, sedangkan tiga lokasi SBSN lainnya berada pada kisaran 30 persen.
Selain pembangunan madrasah, lima KUA di Sulawesi Tengah memperoleh pembangunan gedung melalui SBSN. Berdasarkan data progres per Oktober 2026, pembangunan KUA Tinangkung Utara dan KUA Buko Selatan di Kabupaten Banggai Kepulauan masing-masing mencapai 80,28 persen dan 73,83 persen. KUA Gadung di Kabupaten Buol mencapai 57,26 persen, KUA Bungku Timur di Kabupaten Morowali 62,22 persen, serta KUA Marawola di Kabupaten Sigi 51,24 persen.
Junaidin berharap seluruh proyek SBSN dan PHTC dapat diselesaikan sesuai ketentuan dengan tetap mengutamakan mutu dan keamanan. Dengan demikian, fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

