Pererat Silahturahmi dan Sinergi, Kemenag Morowali Utara Gelar Rakor Pejabat Struktural Baru Senin Depan
Ket: Foto Bersama dengan Kakanwil Kemenag Sulteng usai pelantikan dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Kemenag Sulteng, Senin (13/07/2026).
Penulis : Moh. Chairul Andy Nugraha ( Ahli Pertama Pranata Hubungan Masyarakat)
MOROWALI UTARA — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Morowali Utara bersiap menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Silaturahmi jajaran pejabat struktural baru. Agenda penting ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 mendatang.
Untuk memastikan kelancaran dan visi yang selaras, Kepala Kantor Kemenag Morowali Utara, Hasyim Alidrus, mengharapkan kehadiran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja Kemenag Morowali Utara. Mulai dari Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Kepala Seksi (Kasi) dan Penyelenggara, Kepala KUA Kecamatan, Pengawas Madrasah, hingga Kepala Madrasah Negeri maupun Swasta.
Momentum Strategis Penguatan Tupoksi
Kepala Kantor Kemenag Morowali Utara H. Hasyim Alaydrus, S.Ag., M.M menegaskan bahwa pertemuan ini memiliki nilai yang sangat penting dan strategis bagi keberlangsungan program kerja ke depan. Menurutnya, hubungan baik yang terjalin erat sesama aparatur melalui silaturahmi akan membuka ruang komunikasi yang lebih efektif.
"Dengan silaturahmi, kita bisa saling mengenal lebih dekat dan memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing secara lebih mendalam. Terlebih lagi, secara spiritual silaturahmi diyakini memperpanjang umur. Hal inilah yang akan menguatkan dan meneguhkan kerja sama kita dalam mengemban amanah tugas untuk mewujudkan visi dan misi Kemenag, khususnya di Morowali Utara," ujar Hasyim.
Dorong Kerja Kolaboratif di Tengah Efisensi anggaran dalam momentum ini, baik pejabat baru maupun pejabat lama diharapkan mampu menciptakan iklim kerja yang kolaboratif, produktif, dan saling bersinergi dalam suasana yang harmonis.
Lebih lanjut, Hasyim juga memberikan motivasi khusus terkait tantangan keterbatasan anggaran yang sedang dihadapi. Di tengah situasi efisiensi yang berdampak pada pemotongan anggaran hingga berkisar 30 hingga 50 persen, seluruh jajaran Kemenag Morowali Utara diminta untuk tidak kendor.
"Meskipun kita diperhadapkan pada situasi efisiensi anggaran yang cukup signifikan, semangat dan fokus kerja tidak boleh berkurang. Kita harus tetap optimistis, kreatif, dan fokus pada pelayanan terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.
Rakor dan silaturahmi ini diharapkan menjadi titik tolak baru bagi peningkatan kinerja dan soliditas internal Kemenag Morowali Utara dalam menghadapi tantangan ke depan.