Zidiarman
26 April 2026 10:30:0
Palu (Kemenag Sulteng) — Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP IPIM, menghadiri silaturahim bersama Pimpinan Wilayah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PW IPIM) Sulawesi Tengah di Hotel Santika, Kota Palu, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, H. Junaidin, serta jajaran pengurus PW IPIM Sulteng, dan acara dipandu langsung oleh Ketua PW IPIM Sulteng, H. Abd. Azis Tammauni.
Kakanwil Kemenag Sulteng, H. Junaidin, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen memperkuat layanan keagamaan yang inklusif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “Kemenag Berdampak”.
“Silaturahim ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah serta melahirkan langkah-langkah konkret bagi kemajuan kehidupan keagamaan di Sulawesi Tengah,” ujar Junaidin.
Ia menambahkan, setiap kunjungan Menteri Agama selalu membawa pesan penting tentang kebersamaan, penguatan moderasi beragama, serta dorongan agar Kementerian Agama benar-benar hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Junaidin juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama di Palu. “Semoga kunjungan ini membawa berkah, mempererat sinergi, dan menjadi langkah nyata menuju Sulawesi Tengah yang lebih maju, rukun, dan religius,” katanya
Dalam arahannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya peningkatan kapasitas para imam, khususnya dalam memahami dan menguasai persoalan keagamaan.
Ia juga menginformasikan rencana pelaksanaan konferensi imam internasional pada Agustus 2026 di Provinsi Kalimantan Timur.
Menurutnya, forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mendorong diplomasi religius dan kemanusiaan, di mana para imam dapat berperan aktif menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan.
Menag berharap keberadaan IPIM dapat memperkuat posisi imam di tengah masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya persatuan di kalangan pengurus serta keterlibatan dalam kegiatan pemerintahan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan.
“Imam adalah teladan dan tempat bergantung masyarakat. Karena itu, jangan mempertontonkan hal-hal yang tidak baik di hadapan publik,” pesannya.
Selain itu, Menag juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan integritas, seperti sifat fasih (fashahah), menjaga kehormatan (afif), berwibawa (muru’ah), konsisten (istiqamah), dan rendah hati (tawadhu).
Ia turut mendorong para imam untuk bersikap moderat serta aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, transparansi pengelolaan kas masjid dan perbaikan manajemen masjid juga menjadi kunci untuk mendekatkan masyarakat dengan rumah ibadah.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung hangat dan dihadiri oleh para pengurus PW IPIM Sulawesi Tengah.
Berita Sebelumnya
Read more